Perusahaan ini didirikan oleh Pertamina pada bulan Desember 2018 untuk mengambil alih pengelolaan atas Blok Rokan dari PT Chevron Pasific Indonesia. Pada tahun 2019, perusahaan ini meneken kontrak bagi hasil atas pengelolaan Blok Rokan dengan SKK Migas. Pada bulan Agustus 2021, perusahaan ini resmi mengelola Blok Rokan.[5]
Pada bulan September 2021, Pertamina menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke Pertamina Hulu Energi sebagai bagian dari upaya untuk membentuk subholding yang bergerak di bidang hulu di internal Pertamina. Hingga bulan Desember 2021, perusahaan ini telah mengebor 131 sumur minyak baru di Blok Rokan. Pada bulan April 2022, perusahaan ini meletakkan batu pertama pembangunan PLTS berkapasitas 25 MWp di Blok Rokan.[3][4]
Pada bulan Mei 2022, Pertamina Hulu Energi menunjuk perusahaan ini sebagai koordinator untuk semua bisnisnya yang terletak di Sumatera.[6] Pada bulan Desember 2023, BUMD milik Pemerintah Provinsi Riau, PT Riau Petroleum Rokan, resmi memegang 10% saham perusahaan ini.[7]
Referensi
↑"Dewan Direksi". PT Pertamina Hulu Rokan. Diakses tanggal 21 Maret 2026.
↑"Dewan Komisaris". PT Pertamina Hulu Rokan. Diakses tanggal 21 Maret 2026.