Perpustakaan digital (Inggris: digital library atau electronic library atau virtual library) adalah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku sebagian besar dalam bentuk format digital dan yang bisa diakses dengan komputer. Jenis perpustakaan ini berbeda dengan jenis perpustakaan konvensional yang berupa kumpulan buku tercetak, film mikro (microform dan microfiche), ataupun kumpulan kaset audio, video, dll. Isi dari perpustakaan digital berada dalam suatu komputer server yang bisa ditempatkan secara lokal, maupun di lokasi yang jauh, tetapi dapat diakses dengan cepat dan mudah lewat jaringan komputer.
Definisi singkat dari perpustakaan digital adalah bentuk perpustakaan yang keseluruhan koleksinya memakai format digital yang disusun dalam sebuah arsitektur komputerisasi. Arsitektur ini disusun dalam sebuah proyek yaitu proyek perpustakaan digital. Penelitian proyek perpustakaan digital menggunakan WWW (World Wide Web) yang dihubungkan dengan jaringan internet sebagai media penyalur informasi utama. WWW memiliki banyak kelebihan yang didukung berbagai macam protokol komunikasi (HTTP, FTP, Gopher), penggunaan HTML sebagai bahasa standar markup, dan kelebihan pada GUI (Graphical User Interface).
Sejarah
Sejarah awal perpustakaan digital belum terdokumentasi secara menyeluruh, tetapi sejumlah tokoh penting dianggap berperan dalam munculnya konsep tersebut.[2] Salah satu pendahulunya adalah Paul Otlet dan Henri La Fontaine melalui proyek Mundaneum yang dimulai pada tahun 1895. Proyek ini bertujuan menghimpun dan mengatalogkan pengetahuan dunia secara sistematis dengan harapan dapat mendorong perdamaian dunia.[3] Gagasan mengenai perpustakaan digital kemudian semakin mendekati kenyataan seiring perkembangan pesat internet pada akhir abad ke-20.[4]
Tokoh lain yang berpengaruh dalam perkembangan konsep perpustakaan digital adalah Vannevar Bush dan J. C. R. Licklider. Bush mengusulkan konsep perangkat bernama Memex, yaitu sistem berbentuk meja kerja dengan layar, tombol, dan papan ketik yang memungkinkan pengguna mengakses buku serta dokumen tersimpan secara cepat. Gagasan ini dipaparkan sebagai upaya menunjukkan bahwa teknologi dapat digunakan untuk memperluas pemahaman manusia.[5] Pada tahun 1956, Ford Foundation mendanai penelitian Licklider mengenai pemanfaatan teknologi dalam pengembangan perpustakaan.[6] Hampir satu dekade kemudian, ia menerbitkan buku berjudul Libraries of the Future yang memuat visinya tentang sistem berbasis komputer dan jaringan untuk menjamin akses terhadap pengetahuan manusia.[7] Licklider menyebut konsep tersebut sebagai procognitive system, yang terdiri atas tiga unsur utama: kumpulan pengetahuan, pertanyaan, dan jawaban.[8][9]
Pada dekade 1980-an, peran perpustakaan dalam masyarakat elektronik menjadi perhatian utama dalam berbagai kajian mengenai penerapan pengolahan data di perpustakaan. Sejumlah tokoh yang terlibat dalam diskusi tersebut antara lain Frederick Wilfrid Lancaster, Derek de Solla Price, Gerard Salton, dan Michael Gorman.[10]
Proyek-proyek awal perpustakaan digital berfokus pada pengembangan katalog elektronik yang dikenal sebagai Katalog akses daring perpustakaan (OPAC). Pada dekade 1980-an, keberhasilan sistem ini menyebabkan banyak perpustakaan akademik, umum, dan khusus menggantikan katalog kartu tradisional dengan OPAC. Perubahan tersebut memungkinkan kerja sama antarpustakaan dalam berbagi sumber daya dan memperluas akses terhadap koleksi.
Salah satu contoh awal perpustakaan digital adalah Education Resources Information Center (ERIC), sebuah basis data kutipan, abstrak, dan teks pendidikan yang dibentuk pada tahun 1964 dan tersedia secara daring melalui sistem DIALOG sejak 1969.[11]
Upaya awal untuk membangun model konseptual perpustakaan digital juga melahirkan DELOS Digital Library Reference Model[17][18] dan 5S Framework, yang digunakan sebagai kerangka pengembangan dan evaluasi sistem perpustakaan digital.[19][20]
Proyek TULIP
Terjadi tahun 1991. Delapan universitas dengan system penggabungan bekerjasama melakukan penelitian berkaitan dengan digitalisasi data, dokumen, majalah dalam bidang materi ilmiah dengan tujuan utama bisnis yang bertema:
Sistem pengumpulan dan penyimpanan data
Jenis data yang disimpan
Promosi dari proyek TULIP
Sistem penarikan biaya dari perpustakaan digital
Teknik pengaksesan ke perpustakaan digital
Proyek NSF/ARPA/NASA
Informedia Interactive Online Video Digital Library
The University of Michigan Digital Library (UMDL)
Interspace
Electronic Enviromental Library
Stanford Integrated Digital Library Project
Alexandria Digital Library
Jenis Perpustakaan Digital
Full Text
Pemrosesan dan manipulasi data lebih mudah
Ukuran data lebih kecil
Data terformat dalam bentuk SGML (Standard Generalized Markup Language)
Page Image
Sesuai untuk system browsing
Tidak memerlukan font karena berupa file image
Tidak memerlukan biaya besar dalam pembuatan (low cost)
Proyek Perpustakaan Digital
Proyek perpustakaan digital meneliti mengenai dua bidang:
Pendigitalan Dokumen: Meneliti tentang bagaimana mendigitalkan dokumen dan jenis pendigitalan dokumen baik full text maupun page image
Pembangunan Database: Meneliti tentang pembangunan database meliputi pencarian judul, pencarian dokumen, pencarian gambar, katalog database, database gambar, dan database link informasi
Komponen Sistem Utama Perpustakaan Digital
Impor/Ekspor Server: Dilakukan konversi digital dari file analog ke bentuk digital. File digital dikirim melalui ekspor server menuju impor server yang akan menyaring file yang terdaftar dan dibantu oleh Knowbot.
Pendaftaran Server: Pendaftaran server dilakukan untuk pertanggungjawaban:Penerimaan pesan (hosting arriving) dari knowbot yang membawa informasi baru, pendaftaran pengguna baru
Pengindeksan, katalogisasi dan referensi server: Melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap file-file digital yang masuk
Database Server: Digunakan untuk mengakomodasi database-database baru
Akuntansi dan Statistik Server: Berfungsi sebagai pengumpul dan penyimpan data yang sesuai dengan penggunaan perpustakaan digital
Sistem Billing: Digunakan untuk pengumpulan data mengenai objek yang baru diregistrasi
Transformasi server: Digunakan untuk mengubah input data menjadi bentuk standar perpustakaan digital
Sistem Perpustakaan Personal: Digunakan untuk menkombinasikan keseluruhan program sehingga perpustakaan dapat berdiri sendiri secara personal
Spektrum Perpustakaan Digital
Spektrum dari sistem perpustakaan digital bergerak dari gambar (visual) menuju ke titik yang tidak terlihat (invisible) yang membentuk 6 sistem yang saling tumpang tindih.[21]
Penyajian tetap (Fixed Presentation)
Isi tetap (Fixed Content)
Daftar pertanyaan (Database Querries)
Pusat kontrol data (Server Data)
Pelaksanaan program (Executable Program)
Struktur pengetahuan (Knowledge Structures)
Masalah Perpustakaan Digital
Digitalisasi Dokumen
Pembuatan perpustakaan digital tidak menemui masalah selama dokumen yang diterima berupa file elektronik. Masalah muncul pada saat dokumen yang diterima berupa file non-elektronik, berupa kertas atau buku. Hal ini merupakan masalah utama yang dibahas pada proyek-proyek penelitian, khususnya dalam pembuatan perpustakaan digital dengan dokumen dari perpustakaan umum atau dari grey literature
Hak Cipta
Dalam hukum hak cipta, penyalinan dikenal sebagai “reproduksi,” dan merupakan salah satu hak eksklusif pemilik hak cipta.[22]Hak cipta pada dokumen yang didigitalkan yang berupa mengubah dokumen menjadi digital dokumen, memasukkan digital dokumen ke database, mengubah digital dokumen ke hypertext dokumen. Hak cipta dokumen di jaringan komunikasi. Solusi masalah hak cipta telah dikembangkan dalam ECSM (Electronic Copyright Management System) yaitu sistem monitoring penggunaan digital dokumen oleh pengguna secara otomatis.
Penarikan Biaya
Masalah yang terjadi pada perpustakaan digital swasta yang menarik biaya setiap mengakses dokumen. Solusi masalah ini akan dikembangkan pada system electronic money
↑Group, ROBERT C. MAIER is a member of the ALA Digital Content Working. "The Past Is Prologue". American Libraries Magazine (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-05-29.
↑Bourne, Charles P.; Hahn, Trudi Bellardo, ed. (2003). A history of online information services, 1963-1976. Cambridge, Mass: MIT Press. ISBN978-0-262-26175-3.
↑L. Candela et al.: The DELOS Digital Library Reference Model: Foundations for Digital Libraries. Version 0.98, February 2008 (PDF). Diarsipkan 2026-05-29 di Wayback Machine..
Kahn, R. E., & Cerf, V. G. (1988). The Digital Library Project Volume I: The World of Knowbots, (DRAFT): An Open Architecture For a Digital Library System and a Plan For Its Development. Reston, VA: Corporation for National Research Initiatives.