Burhan Bungin lahir di Banda Neira, Maluku Tengah, 120 mil dari kota Ambon, pada tanggal 22 Agustus 1959.[1] Ia diberi nama Muhammad Burhan Bungin oleh orangtuanya pasangan B. Bungin dan Aisyah Bungin.[2]
Pendidikan
Burhan Bungin menghabiskan waktu masa kecilnya untuk menuntut ilmu di Madrasah Al-Hilaal Banda Neira, kemudian meneruskan pendidikan menengah dan lanjutannya di lembaga pendidikan yang sama sebagai calon guru agama, yaitu PGA 4 tahun dan PGA 6 tahun Al-Hillal Banda Neira. Lepas pendidikan lanjutan, pada tahun 1978, ia meneruskan pendidikannya di Universitas Muhammadiyah Malang, di perguruan tinggi ini ia memperoleh gelar Sarjana Muda (BA) dan Gelar Doktorandus (S.Sos) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pada tahun 1985. Kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas AirlanggaSurabaya pada tahun 1992, di sini ia memperoleh gelar Magister Sains (M.Si) dan Doktor dalam ilmu sosial dengan konsentrasi pada kajian studi-studi media dan komunikasi khususnya konstruksi sosial media massa dan periklanan. Ia lulus pada tahun 2000 dengan judul disertasi Konstruksi Sosial Media Massa; Makna Realitas Iklan Televisi dalam Masyarakat Kapitalistik.[3]
Karir
Ia mulai menjabat sebagai dosen pada Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media (FIKOM) Universitas Ciputra Surabaya pada tahun 2018. Selain menjadi Dosen, Beliau juga menjabat sebagai Ketua Umum Indonesia Qualitative Researcher Association (IQRA), Ketua Certified Indonesian Social Sciences Researcher Association (CISSRA), dan Deklarator Asosiasi Dosen Metodologi Penelitian Indonesia (ADMPI).
Selain sebagai Guru Besar Sosiologi Komunikasi, dan pakarmetodologi penelitian, Burhan Bungin juga dikenal sebagai aktivis NGO sejak tahun 1986. Saat itu ia juga aktif sebagai peneliti dan konsultan di berbagai NGO yang didirikan bersama koleganya, seperti The BuBu Center, Yayasan Lembaga Studi Konstruksi Sosial, Yayasan Indonesia untuk Pengembangan Kepariwisataan (Yayasan Intaan), Yayasan Tifa Pendidikan Umat, Institute for Mass Media and Advertising Watch, menjadi Konsultan Social Construction of Mass Media, Media Image dan Perencanaan Media, Lembaga Kajian Quantum seperti Lembaga Kajian Anak dan Perempuan, Lembaga Kajian Otonomi Daerah, Lembaga Kajian Demokrasi dan HAM, Lembaga Kajian Sumber daya Manusia, Lembaga Kajian dan Pengembangan Media. Burhan juga menyempatkan diri sebagai Konsultan NGO serta aktif sebagai instruktursenior di berbagai NGO di Indonesia.
Artikel
Tahun 2023
Post-Discipline Communication On The Straight Way[4]
Tahun 2022
Kajian Brand Ganda Dalam Komunikasi Pariwisata Indonesia[5]
Strategi Media Lokal di Era Pasca Pandemi (Studi Kasus Harian Bhirawa di Surabaya)[6]
Tahun 2021
Communication Media Technology And Social Harmony Construction In The Era Of Society 5.0 A Critical View[7]
Cyber Community Towards Society 5.0 AndThe Future Of Social Reality[8]
Tahun 2020
Aktivitas Public Relations Di Mall Ciputra World Surabaya[9]
Tahun 2019
Citra Aktor Politik Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara Tahun 2018[10]