Pembersihan gas rumah kaca adalah proyek rekayasa iklim yang bertujuan membersihkan gas rumah kaca dari atmosfer. Akar pemanasan global ditangani lewat rekayasa seperti ini. Proyek ini dapat dilakukan dengan cara membersihkan gas rumah kaca secara langsung atau mencari proses alami lainnya untuk membersihkan gas rumah kaca secara tidak langsung. Rekayasa ini meliputi penjaringan dan penyimpanan karbon dan sekuestrasi karbon. beberapa proyek di bawah ini mungkin tidak dianggap sebagai teknik rekayasa bumi, melainkan mitigasi pemanasan global.[1]
Pembersihan klorofluorokarbon (CFC) di atmosfer dilakukan menggunakan laser untuk memecah molekul CFC, bagian gas rumah kaca yang penting, di atmosfer.[2]
Pembersihan metana
Metana berpotensi menghambat pembersihan gas rumah kaca. Metana 20 kali lebih kuat daripada CO2.[3] Metana dilepaskan dalam jumlah besar dari permafrost dan klatrat[4] akibat pemanasan global, terutama di kawasan Arktik.[5]
Saat ini terdapat beberapa usulan rekayasa iklim.[6][7] Metana dibersihkan oleh beberapa proses alami yang masih bisa dipercanggih lagi.
↑Buffett, B.; Archer, D. "Time-dependent response of the marine clathrate reservoir to climatic and anthropogenic forcing". American Geophysical Union. Spring. Meeting 2005. Bibcode:2005AGUSM.U33A..05B. 2005AGUSM.U33A..05B. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
↑Stolaroff, J. K.; Bhattacharyya, S.; Smith, C. A.; Bourcier, W. L.; Cameron-Smith, P. J.; Aines, R. D. (2012). "Review of Methane Mitigation Technologies with Application to Rapid Release of Methane from the Arctic". Environmental Science & Technology. 46 (12): 6455. doi:10.1021/es204686w.
↑Lockley, A. (2012). "Comment on "Review of Methane Mitigation Technologies with Application to Rapid Release of Methane from the Arctic"". Environmental Science & Technology. 46 (24): 13552–13553. doi:10.1021/es303074j.