Pelabuhan Islam Jeddah adalah sebuah pelabuhan yang terletak di Jeddah, Arab Saudi di Laut Merah, di tengah rute pelayaran internasional antara timur dan barat melalui Terusan Suez. Pelabuhan ini merupakan pelabuhan terbesar kedua dan tersibuk kedua di dunia Arab (setelah Pelabuhan Jebel Ali di Dubai, Uni Emirat Arab). Kota Jeddah merupakan kota terbesar kedua di Arab Saudi (setelah ibu kota Riyadh), dan merupakan ibu kota perdagangan Arab Saudi.[1]
Ikhtisar
Pelabuhan Islam Jeddah
Pelabuhan ini terletak di pesisir Laut MerahArab Saudi. Pelabuhan ini merupakan pelabuhan utama yang melayani kota-kota suci Makkah dan Madinah. Pelabuhan ini melayani pusat-pusat komersial yang menjadi tempat penanganan 65% impor Arab Saudi melalui laut.[2] Pentingnya Pelabuhan Jeddah meningkat dan mencapai batas maksimalnya ketika Arab Saudi berkembang menjadi negara modern.
Pelabuhan ini didirikan pada tahun 646 M pada masa pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan,[3] dan kini memiliki 62 dermaga yang beroperasi.[2] Pelabuhan ini menempati area seluas 12 kilometer persegi dan dermaga air dalamnya menyediakan panjang berlabuh keseluruhan 11,2 kilometer dengan draft maksimum 16 meter.[3] Pelabuhan ini dapat menampung generasi terbaru kapal kontainer besar dengan kapasitas 19.800 TEU.[2]
123"Jeddah Islamic Port". mawani.gov.sa. Saudi Arabia. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Mei 2025. Diakses tanggal 2019-11-24.
12"Information & Services". www.ports.gov.sa (dalam bahasa American English). Saudi Arabia. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Mei 2025. Diakses tanggal 2023-02-10.