Kecamatan Pecangaan (bahasa Jawa:ꦥꦼꦕꦁꦒꦄꦤ꧀code: jv is deprecated ) merupakan salah satu dari 16 kecamatan di Kabupaten Jepara yang berada di sebelah tenggara Kabupaten Jepara berjarak kurang lebih 15km dari pusat kota jepara. Kecamatan Pecangaan terdiri dari 12 Desa.
Kecamatan Pecangaan terletak di sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Kalinyamatan. Sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Kedung. Sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Tahunan. Sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Batealit.
Sebelum tahun 1979, luas wilayah kecamatan Pecangaan adalah 24.076 ha dan penduduknya sebanyak 45.300 jiwa (tahun 1975), serta terbagi atas 16 kampung dan 59 padukuhan.
Setelah terbentuknya 5 kecamatan yang di atas, maka luas wilayah kecamatanPecangaan berkurang menjadi 5.587 ha (56,01km2) dan penduduk 32.411 jiwa (tahun 2006) terbagi atas 17 desa saat ini. Mayoritas penduduk kecamatan Pecangaan adalah bersuku Jawa (65,54%) dan beragama Islam (97,45%).
Pada zaman dahulu ketika Sultan Hadlirin sedang dalam pelarian dari Arya Penangsang. Sultan Hadlirin akhirnya terlepas dan Sultan Hadlirin berjalan kearah barat dengan langkah sempoyongan di tengah perjalan beliau bertemu dengan segrombolan burung cangak, kemudian beliau berkata “nanti wilayah ini akan di beri nama dengan desa Cangaan” kemudian beliau melanjutkan hingga akhirnya beliau wafat di desa bernama Mantingan. Dan akhirnya pecangaan menjadi sebuah kecamatan sekitar tahun 1964 hasil pemecahan wilayah kecamatan mayong, serta semenjak tahun 1967 kecamatan pecangaan dimekar menjadi kecamatan Pecangaan menjadi kecamatan Pecangaan dan kecamatan Kedung, serta sejak tahun 1979 (berdasarkan PPRI nomor 21/1979[2]) kecamatan Pecangaan dimekarkan menjadi enam kecamatan. Desa Pecangaan sejak tahun 1974 dimekarkan menjadi desa Pecangaan Kulon dan desa Pecangaan Wetan.
Horok-horok adalah tepung sagu yang dikukus. Setelah masak dituang dalam tempayan dan diaduk dengan sisir. Sehingga walaupun kenyal dan liat,namun bentuknya menjadi butiran-butiran kecil menyerupai sterofoam. Untuk menambah rasa, bisa ditambahkan sedikit garam dan dimakan sebagai campuran bakso, gado-gado, pecel, atau sate kikil.
Hoyok-hoyok atau disebut juga Oyol-Oyol terbuat dari tepung tetapioka di campur dengan air dan ketela, setelah jadi di hidangkan dengan tambahan parutan ketela. Hoyok-hoyok adalah versi manis dari Horok-Horok.
10 Mei adalah awal berdirinya PT Dasaplas dan setiap 10 Mei diadakan semacam pasar malam untuk mengapresiasi karyawan PT Dasaplas dan untuk menghibur warga Pecangaan dari dulu sampai sekarang masih di gelar seolah-olah sudah membudaya dan menjadi tradisi di Pecangaan, tetapi tidak tertata secara rapi dan bersih.
Olahraga
Kecamatan Pecangaan beberapa memiliki klub sepak bola yang mewakili Kecamatan Pecangaan di ajang Yazztea Jepara League dan Liga PSSI Pengcab Jepara yang bernama: