Biografi
Imamat
Anderson ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Agung Boston oleh Uskup Richard Cushing di Boston pada 6 Januari 1943.[2] Setelah penahbisan, keuskupan agung menugaskan Anderson sebagai kurator di Our Lady Comforter of the Afflicted Parish, Waltham.[3]
Pada 1946, keuskupan agung memperkenankan Anderson untuk melayani di Keuskupan Sioux Falls, Dakota Selatan.[3] Keuskupan tersebut kemudian menugaskan Anderson sebagai kurator di Paroki Hati Kudus di Aberdeen, Paroki Santo Martin di Huron, dan Paroki Salib Kudus di Ipswich, semuanya di Dakota Selatan.[3] Dari 1947 sampai 1959, ia menjabat sebagai administrator Paroki Santa Katarina di Oldham, Dakota Selatan.[3] Pada masa jabatannya di Oldham, ia membangun gereja baru setelah struktur aslinya hancur dalam sebuah kebakaran.[1] Ia kemudian menjabat sebagai pastor Paroki Santo Patrick di Montrose (1959–1962), Paroki Santa Maria di Salem (1962–65), dan Paroki Santo Martin di Huron (1965–1969), semuanya di Dakota Selatan.[3] Pada karya pastoralnya, ia menjadi aktif dalam Christian Family Movement.[1]
Uskup Auksilier Sioux Falls
Pada 17 Agustus 1982, Anderson mengundurkan diri dari jabatan uskup Duluth. Ia diangkat menjadi uskup auksilier Sioux Falls pertama oleh Paus Yohanes Paulus II.[2] Sebagai uskup auksilier, ia menjabat sebagai vikaris diosesan untuk pembaharuan spiritual.[1]
Anderson meninggal akibat komplikasi setelah pembedahan kanker di St. Mary's Hospital, Rochester, Minnesota, dalam usia 69 tahun.[3]