Elon Musk, tokoh yang mengumumkan pembentukan Partai Amerika
Partai Amerika (bahasa Inggris:America Partycode: en is deprecated ) adalah partai politik yang diusulkan di Amerika Serikat oleh pengusaha Elon Musk. Musk mengumumkan partai tersebut pada 5 Juli 2025 melalui platform X setelah berselisih dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai rancangan undang-undang pajak dan belanja yang dikenal sebagai One Big Beautiful Bill Act.[1][3]
Meskipun Musk menyatakan bahwa Partai Amerika telah "dibentuk", sejumlah laporan media menyebutkan bahwa status formal partai tersebut belum jelas. Associated Press melaporkan pada 7 Juli 2025 bahwa belum diketahui langkah resmi apa saja yang telah dilakukan Musk untuk mendirikan partai tersebut, sementara beberapa pengajuan yang mengatasnamakan Musk atau entitas terkait di basis data Federal Election Commission diragukan keasliannya.[3] Pada akhir Juli 2025, Axios melaporkan bahwa belum terlihat adanya pengajuan formal atau kandidat yang terkait dengan Partai Amerika.[4]
Latar belakang
Usulan pembentukan Partai Amerika muncul setelah hubungan Musk dan Trump memburuk pada pertengahan 2025. Musk sebelumnya menjadi pendukung utama Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2024 dan juga memimpin Department of Government Efficiency pada awal masa jabatan kedua Trump.[1][5]
Perselisihan tersebut terutama berkaitan dengan One Big Beautiful Bill Act, paket undang-undang pajak dan belanja yang didukung Trump. Musk mengkritik rancangan tersebut karena dinilai akan memperbesar defisit federal Amerika Serikat. Reuters melaporkan bahwa Musk menyebut kenaikan defisit sebagai alasan utama perubahan sikapnya terhadap Trump.[1]
Pada 4 Juli 2025, sehari sebelum pengumuman Partai Amerika, Musk membuat jajak pendapat di X mengenai perlunya partai politik baru di Amerika Serikat. Setelah jajak pendapat tersebut, ia menyatakan bahwa Partai Amerika dibentuk untuk "mengembalikan kebebasan" kepada warga Amerika.[1][3]
Pengumuman
Pada 5 Juli 2025, Musk mengumumkan pembentukan Partai Amerika melalui unggahan di X. Dalam pengumumannya, ia menyatakan bahwa partai tersebut akan menjadi alternatif bagi sistem dua partai di Amerika Serikat, terutama bagi pemilih yang menurutnya berada di tengah spektrum politik.[1][2]
Musk juga menyatakan bahwa partai tersebut dapat menargetkan beberapa pemilihan kongres yang ketat agar dapat menjadi suara penentu dalam pengambilan keputusan legislatif. Namun, belum ada struktur organisasi, daftar pengurus, platform resmi, atau kandidat yang diumumkan secara terperinci pada saat laporan-laporan awal diterbitkan.[3][4]
Status hukum dan organisasi
Pembentukan partai politik baru di Amerika Serikat melibatkan ketentuan federal dan negara bagian. Federal Election Commission menyatakan bahwa organisasi partai politik baru harus mendaftar ke FEC ketika mengumpulkan atau membelanjakan dana melebihi ambang batas tertentu dalam kaitannya dengan pemilihan federal. Untuk memperoleh status sebagai komite partai nasional atau negara bagian, suatu komite juga perlu menunjukkan aktivitas politik yang memadai dan dapat meminta pendapat penasihat dari FEC.[6]
Selain aturan federal, akses ke surat suara diatur oleh masing-masing negara bagian. Ballotpedia mencatat bahwa persyaratan untuk partai baru berbeda-beda di setiap negara bagian, termasuk ketentuan mengenai tanda tangan pemilih, pencalonan kandidat, dan pemeliharaan status partai setelah pemilihan.[5] Karena itu, partai baru yang ingin berkompetisi secara nasional harus membangun organisasi di tingkat negara bagian dan memenuhi persyaratan administratif yang berbeda-beda.
Tanggapan
Trump menanggapi usulan Musk secara negatif. Associated Press melaporkan bahwa Trump menyebut gagasan tersebut "konyol" dan kemudian menyatakan bahwa partai ketiga hanya akan menciptakan kekacauan dan disrupsi dalam politik Amerika Serikat.[3]
Sejumlah pengamat menilai bahwa Partai Amerika akan menghadapi hambatan besar karena dominasi Partai Demokrat dan Partai Republik dalam sistem politik Amerika Serikat. Axios mengutip pandangan para ahli bahwa partai ketiga di Amerika Serikat sering kesulitan membangun organisasi akar rumput dan mempertahankan keberhasilan elektoral dalam jangka panjang.[2]
Perkembangan selanjutnya
Pada akhir Juli 2025, Axios melaporkan bahwa rencana Partai Amerika tampak belum berkembang menjadi organisasi formal. Laporan tersebut menyebut belum terlihat adanya pengajuan resmi atau kandidat yang terkait dengan Partai Amerika, meskipun America PAC, kendaraan politik yang sebelumnya digunakan Musk dalam pemilu 2024, masih tetap aktif.[4]