Palworld adalah permainan video aksi-petualangan, bertahan hidup, dan penjinakan monster yang dikembangkan dan diterbitkan oleh studio asal Jepang, Pocket Pair. Permainan ini berlatar dunia terbuka yang dihuni oleh makhluk yang disebut Pal, yang dapat ditangkap dan dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas seperti pertempuran, eksplorasi, dan pembangunan.
Palworld dimainkan dari perspektif orang ketiga. Pemain menjelajahi dunia terbuka sambil mengumpulkan sumber daya, membangun markas, dan menangkap Pal.
Kelangsungan hidup dan pembangunan
Pemain harus mengelola kebutuhan seperti makanan dan sumber daya, serta membangun fasilitas produksi di markas. Pal dapat ditugaskan untuk membantu berbagai pekerjaan berdasarkan kemampuan mereka, seperti:
penyulutan (memasak dan peleburan)
penanaman dan pemanenan
pekerjaan tangan
pembangkit listrik
Makhluk "Pal"
Terdapat lebih dari 100 jenis Pal dengan elemen berbeda seperti api, air, listrik, dan lainnya. Penangkapan dilakukan menggunakan item bernama "Pal Sphere", dengan peluang keberhasilan dipengaruhi kondisi target.
Pal juga dapat digunakan sebagai kendaraan atau memiliki kemampuan khusus (Partner Skills) yang mendukung pemain dalam pertempuran.
Pemain menunggangi Pal
Multipemain
Permainan ini mendukung mode kerja sama hingga 4 pemain, serta server berdedikasi hingga 32 pemain. Pemain dapat membentuk kelompok (guild) untuk bekerja sama.
Pengembangan
Palworld dikembangkan oleh Pocket Pair, yang sebelumnya merilis Craftopia. Permainan ini diumumkan pada tahun 2021 dan terinspirasi oleh berbagai judul seperti Minecraft dan Ark: Survival Evolved.[4]
Pengembangan permainan menggunakan Unreal Engine 5 untuk mendukung dunia terbuka yang lebih kompleks.[1]
Rilis dan penerimaan
Palworld dirilis dalam akses awal pada 19 Januari 2024.[5]
Permainan ini mencatat kesuksesan besar, termasuk:
lebih dari 25 juta pemain dalam satu bulan pertama[2]
puncak lebih dari 2 juta pemain simultan di Steam[6]
Kritikus memberikan ulasan yang umumnya positif terhadap gameplay, meskipun beberapa mencatat adanya masalah teknis pada versi awal.[7]
Nintendo dilaporkan menuntut ganti rugi serta kemungkinan penghentian distribusi permainan.[10] Pocket Pair menyatakan akan menghadapi gugatan tersebut secara hukum dan tetap melanjutkan pengembangan permainan.[11]