Paderap mempunya empat orang anak lelaki, yaitu:[1][3][4]
Tuanku Jalaluddin gelar Kejuruan Metar
Tuanku Panglima Pasutan gelar Kejuruan Padang
Tuanku Tawar gelar Kejuruan Santun
Tuanku Umar gelar Kejuruan Junjongan
Perpecahan Deli dan Serdang
Setelah Tuanku Paderap meninggal dunia pada tahun 1728,[4] terjadi perebutan kekuasaan di Kesultanan Deli.[3] Hal ini karena Tuanku Jalaluddin anak pertama Paderap tidak bisa menggantikan kedudukan ayahnya, sebab memiliki kecacatan jasmani.[3] Akhirnya, Tuanku Panglima Pasutan menjadi penguasa Deli yang keempat, sementara adiknya Tuanku Umar menjadi memisahkan diri dan menjadi penguasa Serdang yang pertama.[3][5]