Holsti pernah bekerja di Universitas Stanford sebagai instruktur Departemen Ilmu Politik (1962–1965), koordinator peneliti dan direktur asosiasi Studi Konflik Internasional dan Integrasi (1962–1967), dan dosen pembantu Departemen Ilmu Politik (1965–1967). Ia pindah ke Universitas British Columbia tahun 1967 dan bekerja sebagai dosen pembantu di Departemen Ilmu Politik (1967–1971) sebelum diangkat menjadi dosen purnawaktu (1971–1974).
Holsti kemudian menjadi dosen di Departemen Ilmu Politik Universitas California, Davis (1978–1979) sebelum diangkat sebagai Dosen Ilmu Politik George V. Allen di Universitas Duke (1974–1998). Ia menjadi dosen emeritus pada tahun 1998.
Holsti merupakan adik dari Dosen Emeritus Universitas Killam, Kal (Kalevi) Holsti, dan putra dari mantan Menteri Luar Negeri Finlandia Rudolf Holsti.
Pemikiran
"Model keyakinan buruk tersirat" dalam pemrosesan informasi adalah teori psikologi politik yang pertama kali dikemukakan Holsti untuk menjelaskan hubungan antara keyakinan John Foster Dulles dan model pemrosesan informasinya.[1] Model ini merupakan model saingan yang paling banyak dipelajari.[2] Sebuah negara dianggap sebagai musuh, dan segala indikator yang menyatakan sebaliknya justru tidak diakui. Indikator-indikator ini dianggap sebagai propaganda atau tanda kelemahan. Contohnya adalah sikap John Foster Dulles terhadap Uni Soviet, atau sikap awal Israel terhadap Organisasi Pembebasan Palestina.[3]
Referensi
↑The “Inherent Bad Faith Model” Reconsidered: Dulles, Kennedy, and Kissinger, Douglas Stuart and Harvey Starr, Political Psychology,
↑“…the most widely studied is the inherent bad faith model of one’s opponent...", The handbook of social psychology, Volumes 1–2, edited by Daniel T. Gilbert, Susan T. Fiske, Gardner Lindzey
↑“…the most widely studied is the inherent bad faith model of one’s opponent”, The handbook of social psychology, Volumes 1–2, edited by Daniel T. Gilbert, Susan T. Fiske, Gardner Lindzey