2017 Galat skrip: tidak ada modul tersebut "Country2nationality". film{{SHORTDESC:2017 Galat skrip: tidak ada modul tersebut "Country2nationality". film|}}
Kejadian semburan lumpur panas telah menenggelamkan 16 desa di tiga kecamatan belasan tahun yang lalu. Para penduduk pun mencari penghasilan menjadi sopir ojek sekaligus menjadi pemandu wisata di daerah "wisata lumpur" itu.
Semburan lumpur panas di Sidoarjo terjadi karena penambangan gas dan minyak bumi oleh Lapindo Brantas Inc. Peristiwa yang terjadi pada 29 Mei tahun 2006 yang lalu telah memakan banyak korban. Kini oleh warga sekitar, lokasi itu telah dijadikan dan dinamakan "Wisata Lumpur Lapindo". Meski begitu, mereka tak bisa melupakan begitu saja kenyataan bahwa mereka harus hidup berdampingan dengan lumpur panas.[1]