Nvidia RTX Spark adalah sebuah sistem dalam chip (SoC) dan platform komputasi berbasis Arm yang dikembangkan oleh Nvidia untuk laptop Windows dan komputer desktop ringkas. Diumumkan oleh Nvidia dan Microsoft pada tanggal 31 Mei 2026, RTX Spark menggabungkan CPU Nvidia Grace 20-inti dengan GPU Blackwell RTX dan memori terpadu (unified memory). Chip ini ditujukan untuk menangani beban kerja kecerdasan buatan lokal, kreasi konten, dan permainan daring (gaming) pada perangkat Windows di platform Arm.[1][2]
Sejarah
Nvidia sebelumnya pernah memasok sistem dalam chip Tegra berbasis Arm untuk tablet Surface RT buatan Microsoft.[3]
Pada bulan Oktober 2023, Reuters melaporkan bahwa Nvidia sedang mengembangkan unit pemroses sentral (CPU) berbasis Arm yang dirancang untuk menjalankan Windows. Proyek ini merupakan bagian dari upaya Microsoft untuk memperluas ekosistem perangkat keras Windows di Arm. Laporan yang sama menyebutkan bahwa perjanjian eksklusivitas Microsoft dengan Qualcomm untuk cip Arm yang kompatibel dengan Windows akan berakhir pada tahun 2024.[4] Pada bulan Januari 2025, Tom's Hardware melaporkan bahwa Nvidia tengah mengembangkan cip Windows di Arm dengan nama kode N1 dan N1X, di mana MediaTek turut terlibat dalam proyek tersebut.[5]
Pada ajang CES 2025, Nvidia mengumumkan Project DIGITS, yang kemudian berganti nama menjadi DGX Spark, sebuah komputer ringkas berbasis kecerdasan buatan (AI) yang ditenagai oleh Superchip GB10 Grace Blackwell.[6] Pada bulan September 2025, Tom's Hardware melaporkan pernyataan CEO Nvidia, Jensen Huang, yang menjelaskan bahwa N1 merupakan produk Arm yang digunakan dalam DGX Spark dan produk terkait lainnya. Pernyataan ini menghubungkan proyek N1/N1X yang dilaporkan sebelumnya dengan sistem berbasis GB10.[7]
Nvidia dan Microsoft resmi mengumumkan RTX Spark pada 31 Mei 2026 di acara Nvidia GTC Taipei yang berlangsung selama ajang Computex.[1][8] Nvidia menyatakan bahwa MediaTek turut berkolaborasi dalam perancangan kustom CPU milik RTX Spark.[1]
Spesifikasi
RTX Spark menggabungkan CPU Nvidia Grace 20-inti dengan GPU Blackwell RTX yang memuat 6.144 inti CUDA, serta Tensor Core generasi kelima dengan presisi FP4. CPU dan GPU tersebut terhubung menggunakan teknologi interkoneksi antarcip NVLink-C2C dari Nvidia. Nvidia mengklaim platform ini mampu menghasilkan performa komputasi AI hingga satu petaflop, dengan dukungan memori terpadu hingga 128 GB.[1][8]
Microsoft menyatakan bahwa sistem operasi Windows pada RTX Spark menyertakan berbagai optimasi untuk memori terpadu, penjadwalan heterogen (heterogeneous scheduling), manajemen daya dan termal, serta emulator Prism di Windows 11 untuk menjalankan aplikasi x86 dan x86-64. Pihak perusahaan juga menyampaikan bahwa PC berbasis RTX Spark akan masuk ke dalam kategori Copilot+ PC dan akan menyertakan pemrosesan AI lokal melalui NPU (Neural Processing Unit), selain bantuan akselerasi dari GPU.[2]
Dukungan perangkat lunak
Microsoft dan Nvidia menyatakan bahwa sistem berbasis RTX Spark akan mendukung aplikasi kreatif dan teknis versi Arm asli (native), termasuk Adobe Photoshop, Adobe Premiere, Blender, DaVinci Resolve, Maxon Cinema4D, Maxon Redshift, Topaz Photo, CapCut, Cubase, Bitwig Studio, Affinity oleh Canva, dan MATLAB melalui emulator Prism. Microsoft juga menambahkan bahwa kompatibilitas permainan (game) Windows pada RTX Spark akan didukung oleh implementasi sistem anti-curang (anti-cheat) asli dari Easy Anti-Cheat milik Epic dan BattlEye, perluasan kompatibilitas Prism, serta dukungan aplikasi PC Xbox.[2]
Perangkat
Nvidia menyebutkan bahwa laptop dan desktop ringkas berbasis RTX Spark akan mulai tersedia pada musim gugur tahun 2026 dari produsen Asus, Dell, HP, Lenovo, Microsoft Surface, dan MSI, yang kemudian akan diikuti oleh model dari Acer dan Gigabyte.[1] Microsoft mengumumkan Surface Laptop Ultra sebagai salah satu laptop pertama yang menggunakan RTX Spark.[2][9] Selain itu, Microsoft juga memperkenalkan Surface RTX Spark Dev Box, sebuah sistem pengembang ringkas yang menggunakan RTX Spark dengan memori terpadu 128 GB dan ambang batas termal (TDP) sebesar 100 watt.[10]