Neurotoksisitas adalah suatu wujud toksisitas dimana sebuah agen fisik, kimiawi, atau biologis menghasilkan suatu dampak buruk pada struktur atau fungsi sistem saraf pusat dan/atau tepi.[1] Hal ini terjadi ketika paparan suatu zat (terkhususnya, suatu neurotoksin atau neurotoksikan) mengubah aktivitas normal sistem saraf sehingga menyebabkan kerusakan permanen maupun dapat dipulihkan pada jaringan saraf.[1] Hal ini pada akhirnya dapat mengganggu atau bahkan membunuh neuron, yaitu sel yang dapat mengirim dan memproses sinyal ke otak maupun bagian sistem saraf lainnya. Neurotoksistas dapat terjadi sebab transplantasi organ, radioterapi, beberapa farmakoterapi, penggunaan rekreatif obat, paparan logam berat, gigitan dari beberapa spesies ular berbisa, pestisida,[2][3] beberapa larutan pembersih industri,[4] bahan bakar,[5] serta beberapa zat-zat alami. Gejalanya dapat muncul secara langsung tak lama setelah paparan, atau tertunda. Gejala ini dapat mencakup kelemahan pada anggota gerak, kebas, kehilangan ingatan, penglihatan, atau kepandaian, perilaku obsesif dan/atau kompulsif yang tidak terkendali, delusi, sakit kepala, masalah perilaku dan kognitif, serta disfungsi seksual. Paparan kapang kronis pada rumah dapat menyebabkan neurotoksisitas yang baru tampak gejalanya setelah berbulan-bulan hingga bertahun-tahun terpapar.[6]
Referensi
12Cunha-Oliveira, Teresa; Rego, Ana Cristina; Oliveira, Catarina R. (June 2008). "Cellular and molecular mechanisms involved in the neurotoxicity of opioid and psychostimulant drugs". Brain Research Reviews. 58 (1): 192–208. doi:10.1016/j.brainresrev.2008.03.002. hdl:10316/4676. PMID 18440072. S2CID 17447665.
↑Ritchie, Glenn D.; Still, Kenneth R.; Alexander, William K.; Nordholm, Alan F.; Wilson, Cody L.; Rossi III, John; Mattie, David R. (1 July 2001). "A review of the neurotoxicity risk of selected hydrocarbon fuels". Journal of Toxicology and Environmental Health Part B: Critical Reviews. 4 (3): 223–312. Bibcode:2001JTEHB...4..223R. doi:10.1080/109374001301419728. PMID 11503417.
↑Curtis, Luke; Lieberman, Allan; Stark, Martha; Rea, William; Vetter, Marsha (September 2004). "Adverse Health Effects of Indoor Molds". Journal of Nutritional & Environmental Medicine. 14 (3): 261–274. doi:10.1080/13590840400010318.