Museum Numismatik di Athena (bahasa Yunani:Νομισματικό Μουσείοcode: el is deprecated ) adalah salah satu museum paling berpengaruh di Yunani dan menyimpan salah satu koleksi terbesar dari koin, kuno dan modern, di dunia. Museum itu sendiri bertempat di kediaman arkeolog Heinrich Schliemann, yang secara resmi dikenal sebagai Iliou Melathron (bahasa Yunani:Ιλίου Μέλαθρονcode: el is deprecated , "Istana Ilion").[1] Museum ini menyimpan lebih dari 500.000 koleksi, mulai dari koin, medali, batu permata ukir, alat timbang, stempel, hingga berbagai artefak lain yang berasal dari sekitar tahun 1400 SM hingga era modern. Koleksi koin Yunani kunonya termasuk yang paling lengkap di dunia dan sejajar dengan koleksi milik British Museum, Bibliothèque Nationale de France, State Hermitage Museum, Bode Museum, serta American Numismatic Society.[1]
Bangunan museum ini sendiri menempati bekas kediaman arkeolog terkenal Heinrich Schliemann yang dikenal dengan nama Iliou Melathron, yang berarti “Istana Ilion”. Letaknya di pusat kota Athens, tepatnya di Jalan Panepistimiou nomor 12, dekat dengan Syntagma Square. Lokasinya mudah dijangkau melalui Stasiun Metro Syntagma. Selain ruang pamer, museum juga memiliki toko suvenir dan sebuah kedai kopi yang terletak di area tamannya.[1]
Sejarah
Upaya pertama pemerintah Yunani dalam mengumpulkan koleksi koin dimulai tidak lama setelah negara tersebut meraih kemerdekaan, tepatnya di Aegina. Seiring waktu, koleksi tersebut terus bertambah melalui hasil penggalian arkeologi, pembelian, serta sumbangan dari berbagai pihak.[2]
Numismatic Museum of Athens sendiri didirikan pada tahun 1838, pada masa yang hampir bersamaan dengan berdirinya National Archaeological Museum. Namun, museum ini baru benar-benar menjadi lembaga independen setelah melalui berbagai keputusan dan proses administratif selama bertahun-tahun.[2]
Pada awalnya, koleksi museum menjadi bagian dari National Library of Greece dan disimpan di gedung utama University of Athens. Setelah itu, koleksi dipindahkan ke gedung Academy of Athens, yang juga menjadi lokasi pertama koleksi tersebut dipamerkan kepada publik. Pada tahun 1946, seluruh koleksi kemudian dipindahkan ke National Archaeological Museum. Status kelembagaan museum ini sempat memperoleh kemandirian sebanyak dua kali, yakni pada tahun 1893 dan 1965.[2]
Sementara itu, bangunan Iliou Melathron mulai digunakan sebagai tempat penyimpanan dan pameran koleksi pada tahun 1984. Setelah menjalani renovasi besar-besaran, museum akhirnya resmi dibuka untuk umum pada tahun 1998.[3]