Sejumlah akademisi berpendapat bahwa istilah ini berasal dari ketidakmampuan seorang Muselmann untuk berdiri karena otot kakinya terlalu lemah sehingga mereka lebih sering meringkuk layaknya posisi sujud seorang Musulman (Muslim).[4]
Sastra
Tahanan di Buchenwald ketika kamp dibebaskan tanggal 16 April 1945
Pada tahun 1946, psikolog Amerika Serikat, David P. Boder, berusaha mengidentifikasi istilah Muselmann dengan mewawancarai para penyintas di Eropa. Ia meminta mereka menjelaskan, mengeja, dan mengucapkan istilah yang digunakan untuk menyebut para tahanan yang sangat kelaparan sampai-sampai kehilangan semangat hidup.[5][6]
Entah mengapa, kata 'Muselmann' digunakan oleh orang-orang tua di kamp untuk menyebut orang-orang lemah, tidak mampu, yang sudah pasti menjalani proses seleksi [tahanan].
Dalam bukunya, Man's Search for Meaning, psikolog dan penyintas Auschwitz, Viktor Frankl, mengambil contoh seorang tahanan yang hendak menghabiskan rokoknya (alat barter di kamp konsentrasi) malam itu juga karena ia yakin tidak akan hidup untuk mengikuti Appell (apel) keesokan paginya. Rekan-rekannya mencapnya sebagai seorang Muselmann. Frankl membandingkan fenomena ini dengan perilaku kapo yang tidak manusiawi.[7]
Istilah ini digunakan di judul buku kesaksian tahanan Polandia, Adolf Gawalewicz, yang berjudul Refleksje z poczekalni do gazu: ze wspomnień muzułmana ("Reflections in the Gas Chamber's Waiting Room: From the Memoirs of a Muselmann") dan terbit tahun 1968.[8]
Istilah alternatif
Istilah ini menyebar dari Auschwitz-Birkenau ke kamp-kamp konsentrasi lain. Istilah serupa yang digunakan di kamp konsentrasi Majdanek adalah Gamel (berasal dari gammeln dalam bahasa Jerman yang berarti "membusuk"), sedangkan yang digunakan di kamp konsentrasi Stutthof adalah Krypel (berasal dari Krüppel dalam bahasa Jerman yang berarti "orang cacat"). Saat tahanan sudah mencapai tahap kelaparan parah, mereka diseleksi oleh dokter kamp dan dibunuh menggunakan gas, pistol, atau cara-cara lain.
↑Muselmann definition (PDF) Yad Vashem, official website. Shoah Resource Center, The International School for Holocaust Studies. Retrieved November 30, 2010