Molefi Kete Asante (/əˈsænteɪ/ ə-SAN-tay; lahir dengan nama Arthur Lee Smith Jr.; 14 Agustus 1942) adalah seorang filsuf Amerika yang bergerak dalam bidang studi Afrika-Amerika, studi Afrika, dan studi komunikasi.[1] Ia saat ini menjadi profesor di Departemen Afrikologi di Temple University,[2] tempat Ia mendirikan program PhD dalam Studi Afrika-Amerika. Ia juga merupakan presiden dari Institut Studi Afrosentris Molefi Kete Asante.[3] Asante dikenal sebagai pendukung Afrocentricity.[4] Ia telah menulis lebih dari 90 buku dan merupakan editor pendiri Journal of Black Studies.[9][10] Ia adalah ayah dari penulis dan pembuat film M. K. Asante.[2]
Masa kecil
Asante lahir dengan nama Arthur Lee Smith Jr. di Valdosta, Georgia, sebagai anak keempat dari enam belas bersaudara. Ayahnya, Arthur Lee Smith, bekerja di sebuah gudang kacang lalu di Georgia Southern Railroad; ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga.[5] Selama musim panas, Asante kembali ke Georgia untuk bekerja di ladang tembakau dan kapas demi mendapatkan uang sekolah. Seorang bibinya, Georgia Smith, memengaruhinya untuk mengejar pendidikan; dialah yang memberi Asante buku pertamanya, kumpulan cerita pendek karya Charles Dickens.[6]
Pendidikan
Smith bersekolah di Institut Kristen Nashville, sebuah sekolah asrama yang didirikan Gereja Kristus untuk siswa kulit hitam, di Nashville, Tennessee. Di sana Ia memperoleh ijazah SMA pada 1960.[6] Saat masih sekolah, Ia terlibat dalam Gerakan Hak Sipil, termasuk bergabung dalam aksi mahasiswa Universitas Fisk di Nashville.[7]
Setelah lulus, Ia awalnya mendaftar di Perguruan Tinggi Kristen Barat Daya di Terrell, Texas, institusi kulit hitam bersejarah lain yang juga berakar pada Gereja Kristus.[6] Di sana Ia bertemu dengan warga Nigeria bernama Essien Essien, yang karakter dan kecerdasannya menginspirasi Smith untuk mempelajari lebih banyak tentang Afrika.[8]
Smith meraih gelar B.A. dari Perguruan Tinggi Kristen Oklahoma (sekarang Universitas Kristen Oklahoma) pada 1964. Ia melanjutkan studi dan memperoleh gelar master dari Universitas Pepperdine pada 1965 dengan tesis tentang Marshall Keeble, seorang pengkhotbah kulit hitam di Gereja Kristus.[9] Smith memperoleh gelar PhD dari UCLA pada 1968 dalam bidang studi komunikasi. Ia sempat bekerja di UCLA, menjadi direktur pusat studi Afro-Amerika.[5] Pada usia 30 tahun, Ia diangkat sebagai profesor penuh dan kepala Departemen Komunikasi oleh University at Buffalo.[5]
Pada 1976, Asante memilih untuk mengubah nama hukumnya karena Ia menganggap “Arthur Lee Smith” sebagai nama budak.[10]