Manifesto Ostend adalah sebuah dokumen yang ditulis pada tahun 1854. Dokumen ini mendeskripsikan alasan-alasan yang dapat digunakan Amerika Serikat untuk membeli Kuba dari Spanyol, dan isi dokumen ini juga menyiratkan bahwa Amerika Serikat sebaiknya menyatakan perang bila Spanyol menolak. Sejak lama para pemilik budak yang ekspansionis ingin agar Amerika Serikat mencaplok Kuba. Di tingkat nasional, pemimpin Amerika sebenarnya merasa puas bahwa pulau Kuba tetap berada di tangan Spanyol yang lemah dan bukan di tangan kekuatan besar seperti Britania atau Prancis. Manifesto Ostend mengusulkan perubahan kebijakan luar negeri dengan mencoba menjustifikasi penggunaan kekuatan militer untuk merebut Kuba demi keamanan nasional. Dokumen ini dihasilkan dari perdebatan terkait dengan perbudakan di Amerika Serikat, Manifest Destiny, dan Doktrin Monroe, karena para pemilik budak ingin memiliki wilayah baru untuk memperluas perbudakan.
Isi kabar tertulis ini diterbitkan seperti yang diminta oleh Dewan Perwakilan. Dokumen yang disebut "Manifesto Ostend" ini segera dikutuk oleh negara-negara bagian utara Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Pertanyaan mengenai pengambilalihan Kuba akhirnya tidak dibahas lagi hingga akhir abad ke-19, ketika muncul dukungan atas kemerdekaan Kuba dari Spanyol.
Daftar pustaka
Bemis, Samuel Flagg (1965). A Diplomatic History of the United States. New York: Henry Holt and Company. OCLCÂ 1310959.
Brown, Charles Henry (1980). Agents of Manifest Destiny: The Lives and Times of the Filibusters. Chapel Hill: University of North Carolina Press. ISBNÂ 0-8078-1361-3.
Hershey, Amos S (May 1896). "The Recognition of Cuban Belligerency". Annals of the American Academy of Political and Social Science. 7: 74–85.