Majelis Pembimbing Pramuka Majelis pembimbing , disingkat mabi adalah suatu badan dalam Gerakan Pramuka yang mendukung pelaksanaan tugas pokok kwartir , gugus depan , dan satuan karya dengan cara memberi bimbingan dan bantuan moril, material, finansial dan organisatoris pada tingkatan dan satuan Gerakan Pramuka. Pada tingkat nasional, majelis pembimbing diketuai oleh Presiden Republik Indonesia . Selain tingkatan gugusdepan dan satuan karya, ketua majelis pembimbing dijabat oleh kepala pemerintahan di daerahnya.
Organisasi
Berdasarkan wilayah kerjanya, majelis pembimbing terbagi menjadi:
Persidangan
Pada setiap tingkatan, majelis pembimbing wajib bersidang pada jangka waktu tertentu.
Jangka waktu persidangan Majelis Pembimbing Nasional ditentukan sebagai berikut:
Bersidang sekurang-kurangnya sekali dalam satu tahun
Rapat koordinasi dan konsultasi dengan Kwarnas diadakan sekurang-kurangnya sekali dalam satu tahun.
Sekurang-kurangnya sekali dalam dua tahun mengadakan sidang dengan para Ketua Mabida.
Jangka waktu persidangan majelis pembimbing daerah ditentukan sebagai berikut:
Bersidang bersidang sekurang-kurangnya sekali dalam satu tahun.
Rapat koordinasi dan konsultasi dengan Kwarda diadakan sekurang-kurangnya sekali dalam satu tahun
Sekurang-kurangnya sekali dalam dua tahun mengadakan sidang dengan para Ketua Mabicab.
Jangka waktu persidangan majelis pembimbing cabang ditentukan sebagai berikut:
Bersidang sekurang-kurangnya sekali dalam satu tahun.
Rapat koordinasi dan konsultasi dengan Kwarcab diadakan sekurang-kurangnya dua kali dalam satu tahun.
Sekurang-kurangnya sekali dalam setahun mengadakan sidang dengan para Ketua Mabiran.
Jangka waktu persidangan majelis pembimbing ranting ditentukan sebagai berikut:
Bersidang sekurang-kurangnya sekali dalam enam bulan.
Rapat koordinasi dan konsultasi dengan Kwarran diadakan sekurang-kurangnya sekali dalam empat bulan.
Jangka waktu persidangan majelis pembimbing gugusdepan ditentukan sebagai berikut:
Bersidang sekurang-kurangnya sekali dalam enam bulan.
Rapat koordinasi dan konsultasi dengan Pembina Gugusdepan diadakan sekurang-kurangnya sekali dalam empat bulan.
Jangka waktu persidangan majelis pembimbing satuan karya ditentukan sebagai berikut:
Bersidang sekurang-kurangnya sekali dalam enam bulan.
Rapat koordinasi dan konsultasi dengan Pamong Saka dan Pimpinan Saka diadakan sekurang-kurangnya sekali dalam empat bulan.
Pranala luar
Anggota biasa
Anggota muda Anggota dewasa
Anggota lain