Putri Ludovika dari Bavaria dan Maximilian Joseph, Adipati di Bavaria dalam potret dari tahun 1828.
Marie Ludovika Wilhelmine lahir sebagai anak keenam dari Raja Maximilian I Joseph dari Bavaria dan Caroline dari Baden. Kelahiran Ludovika dikenal cukup sulit. Satu hari setelah lahir, ia dibaptis dengan nama Ludovika Wilhelmine. Ludovika dan saudara-saudarinya menerima banyak pelajaran, mulai dari sastra hingga geografi dan sejarah. Mereka juga fasih berbicara dalam bahasa Jerman dan Prancis.[1]
Pernikahan
Ludovika menikah dengan Maximilian Joseph, Adipati in Bavaria, pada 9 September 1828 di Tegernsee. Maximilian adalah putra dari Adipati Pius August in Bavaria, yang merupakan sepupu Ludovika. Pernikahan ini membuat Ludovika merasa frustrasi. Berbeda dengan kakak-kakaknya yang menikah dengan raja atau adipati agung Austria, ia justru menikahi seorang adipati yang lebih suka bermain-main dengan sirkus daripada menjadi sosok bangsawan yang megah.[2]
Meski begitu, Ludovika tetap bertekad untuk menciptakan pernikahan yang strategis bagi anak-anak perempuannya. Bersama Maximilian, ia memiliki sepuluh anak, termasuk Elisabeth, yang kelak menjadi Maharani Austria, dan Maria Sofia, yang menjadi Ratu Kerajaan Dua Sisilia. Maximilian sering tidak berada di rumah, dan hal ini membuat Ludovika merasa kesepian. Ia bahkan menulis bahwa pada ulang tahun pernikahan pertama mereka, ia merayakannya sendirian sambil menangis. Namun, pada tahun 1830, Ludovika hamil anak pertama mereka. Pada 21 Juni 1831, ia melahirkan seorang putra yang diberi nama Ludwig Wilhelm.
↑See the biography of her son Karl-Theodor: Sexau, Richard. Fürst und Arzt, Dr. med. Herzog Carl Theodor in Bayern: Shicksal zwischen Wittelsbach und Habsburg. Graz: Verlag Styria, 1963.