First woman to receive a Doctor of Education degree from Harvard University
Lorna Myrtle Hodgkinson (13 Mei 1887 - 24 Maret 1951) merupakan seorang pendidik dan psikolog pendidikan asal Australia yang berfokus pada penanganan anak-anak dengan disabilitas intelektual. Ia dikenal sebagai perempuan pertama yang berhasil meraih gelar Doktor Pendidikan dari Universitas Harvard. Hodgkinson pernah mengkritik buruknya sistem di Australia dan reputasinya tercemar akibat campur tangan menteri yang berwenang.
Kehidupan Awal
Hodgkinson dilahirkan pada 13 Mei 1887 di Yarra Selatan, sebuah kawasan pinggiran di Melbourne, dari pasangan Ada Josephine (née Edmiston) dan Albert James Hodgkinson yang berprofesi sebagai penanam tebu.[1] Keluarganya kemudian berpindah ke Lennox Head, dan setelah ayahnya meninggal dunia, Lorna bersama ibunya kembali berpindah ke Perth. Setelah menempuh pendidikan di Perth Girls' School, ia mulai berkarier sebagai guru pelatihan pada tahun 1903.
Karier
Pada tahun 1907, Hodgkinson menjabat sebagai asisten di Perth Infants' School dan mulai membuka kelas bagi anak-anak dengan disabilitas intelektual. Ia meninggalkan Perth pada tahun 1912 untuk menetap di Sydney, di mana ia mengajar di beberapa sekolah umum hingga tahun 1915. Pada tahun 1917, ia mulai bekerja di May Villa, Parramatta, mengajar anak perempuan dengan disabilitas intelektual di lingkungan negara bagian. Pada tahun 1920, ia mendapat cuti dengan bayaran untuk melanjutkan studi di Universitas Harvard. Ia menyelesaikan gelar Magister Pendidikan pada tahun 1921 dan meraih gelar Doktor Pendidikan pada tahun 1922.[2] Melalui disertasi doktoralnya yang berjudul "State Program for the Diagnosis and Treatment of Atypical Children in the Public School System", ia menjadi perempuan pertama yang memperoleh gelar Doktor Pendidikan dari Harvard.
Sekembalinya dari Harvard ke Sydney pada tahun 1922, Hodgkinson diangkat dalam jabatan yang diciptakan khusus oleh Departemen Pendidikan New South Wales sebagai Pengawas Pendidikan Cacat Mental.[3] Pada tahun 1923, ia memberikan kesaksian di hadapan Royal Commission on Lunacy Law and Administration, menyatakan bahwa sistem pengasuhan anak-anak dengan disabilitas intelektual dikelola secara buruk. Pernyataannya memicu reaksi keras dari masyarakat dan mendorong Menteri Albert Bruntnell untuk memerintahkan penyelidikan. Hodgkinson dituduh telah memalsukan catatan pendidikannya untuk bisa diterima di Harvard. Meskipun penyelidikan membuktikan bahwa semua tuduhan itu tidak benar, ia tetap diskors dengan alasan "perilaku tercela dan tidak pantas dalam membuat pernyataan serta kepura-puraan yang salah". Pada tahun 1924, ia diturunkan pangkat menjadi guru umum biasa, tetapi ia menolak menerima posisi tersebut dan akhirnya diberhentikan. Dekan Sekolah Pascasarjana Pendidikan Harvard kemudian mengeluarkan pernyataan resmi yang membenarkan kemampuan dan pencapaian akademis Hodgkinson.
Setelah mengalami penghinaan di hadapan publik, Hodgkinson memutuskan keluar dari sistem pendidikan negeri dan mendirikan Sunshine Institute, sebuah sekolah asrama bagi anak-anak dengan disabilitas intelektual yang berlokasi di Gore Hill, pinggiran Sydney. Ia mengelola sekolah tersebut hingga akhir kariernya, mengembangkan jumlah siswa dari enam menjadi enam puluh orang.[4] Selain itu, ia juga aktif memberikan ceramah mengenai "kebersihan mental" melalui siaran radio, menulis untuk Sydney Morning Herald, serta menjadi pembicara di Liga Reformasi Wanita dan Kongres Kebersihan Ras Australia.
↑Turtle, Alison M. (1993). "The short‐lived appointment of the first New South Wales government psychologist, Dr Lorna Hodgkinson". Australian Historical Studies. 25 (101): 569–588. doi:10.1080/10314619308595937.
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.