Lois M. Jones (6 September 1934 – 13 Maret 2000) adalah seorang ahli geokimia asal Amerika Serikat yang memimpin tim ilmuwan perempuan pertama ke Antartika pada 1969. Mereka juga menjadi perempuan pertama yang mencapai Kutub Selatan. Jones dikenal atas kontribusinya dalam penelitian geologi di McMurdo Dry Valleys, salah satu kawasan bebas es di Antarktika, dan menerbitkan banyak makalah serta abstrak ilmiah.
Kehidupan Awal dan Pendidikan
Jones lahir di Berea, Ohio. Ia menyelesaikan gelar Bachelor of Science pada 1955 dan Master of Science pada 1959 di bidang kimia di Ohio State University. Ia kembali ke kampus tersebut pada 1966 untuk melanjutkan studi doktoral di bidang geologi dan meraih gelar doktor pada 1969.
Menggunakan sampel geologi dari Dry Valleys di Antarktika, disertasinya yang berjudul The Application of Strontium Isotopes as Natural Tracers: the Origin of the Salts in the Lakes and Soils of Southern Victoria Land, Antarctica membahas bagaimana komunitas dasar laut Samudra Selatan merespons perubahan iklim dan pelapukan.[1][2][3] Sampel awal untuk disertasinya dikumpulkan oleh rekan pria dari Institute of Polar Studies, tetapi Jones ingin melakukan penelitian lapangan sendiri untuk mengumpulkan sampel batuan dan meneliti kandungan garam di sungai yang mengalir ke Danau Vanda.
Karier dan Dampak
Jones memimpin tim perempuan pertama yang melakukan ekspedisi ke Antarktika bersama US Antarctic Research Program pada musim 1969–1970.[4][5]
Saat itu, Jones mengajukan proposal penelitian ke National Science Foundation, sementara perempuan masih dilarang oleh Angkatan Laut AS untuk bergabung dalam program riset di benua tersebut.[6] Colin Bull, kepala Institute of Polar Studies, berusaha meyakinkan Angkatan Laut selama beberapa tahun dan mendukung proposal Jones. Akhirnya, Angkatan Laut AS menyetujui misi tim perempuan ini dengan syarat tim sepenuhnya perempuan dan fokus di Wright Valley, bukan menetap di Stasiun McMurdo.
Tim dari Ohio State terdiri atas geolog Eileen McSaveney, entomolog Kay Lindsay, serta Terry Lee Tickhill, mahasiswa kimia yang terampil dalam bidang teknis.[7] Mereka menghabiskan empat bulan di McMurdo Dry Valleys untuk mengumpulkan data dan sampel batuan, serta singgah ke Kutub Selatan.
Jones meminta izin untuk mengikuti penerbangan suplai ke Kutub Selatan guna mengamati geologi lokasi kerja timnya dari udara. Permintaan ini membuat Angkatan Laut AS mengajak semua perempuan di Antarktika saat itu ke Kutub Selatan. Mereka adalah Jones dan timnya, biologis asal Selandia Baru Pamela Young, jurnalis Jean Pearson, serta peneliti Christine Muller-Schwarze yang menolak karena fokus pada penelitian penguin di Cape Crozier.[8][9] Pada 12 November 1969, selain Muller-Schwarze, perempuan-perempuan ini menjadi yang pertama mencapai Kutub Selatan.[10][11]
Sepulang dari ekspedisi, Jones dan timnya menganalisis sampel batuan di Institute of Polar Studies dan menghasilkan banyak publikasi ilmiah. Temuan mereka memberi wawasan baru mengenai isotop strontium di Taylor Valley.[10][12][13]
Jones melanjutkan karier sebagai asisten profesor geologi di University of Georgia dan Kansas State University, serta menjadi peneliti senior di bidang geologi perminyakan. Ia juga bekerja selama enam belas tahun di Conoco.[14] Setelah pensiun, ia aktif sebagai relawan di program English as a Second Language di Columbus, Ohio.[15]
Koleksi Lois M. Jones Papers disumbangkan oleh keluarganya ke Byrd Polar and Climate Research Center Archival Program di Ohio State University, berisi 18.275 slide 35Â mm yang mendokumentasikan penelitiannya bersama Institute of Polar Studies dan ekspedisi ilmiah perempuan ke Antarktika tahun 1969.[16]
↑Ohio State University (1972). List of Publications of The Institute of Polar Studies v.6 no.6. Ohio: Ohio State University. Institute of Polar Studies. hlm. 199–200.
↑"Biography of Lois M. Jones". OhioLINK Finding Aid Repository. Byrd Polar and Climate Research Center Archival Program, Ohio State University. Diakses tanggal 2016-06-29.
↑"Guide to the Lois M. Jones Papers". ead.ohiolink.edu. BPRCAP.2013.7. Byrd Polar and Climate Research Center Archival Program, Ohio State University. Diakses tanggal 2016-06-26.
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.