LisoklinGrafik ini menyajikan nilai rata-rata tahunan omega kalsit permukaan masa kini: yaitu tingkat kejenuhan kalsit yang telah dinormalisasi. Wilayah dengan nilai kurang dari 1 menunjukkan kecenderungan terhadap pelarutan (undersaturasi), sedangkan nilai di atas 1 menunjukkan wilayah yang lebih kecil kemungkinannya mengalami pelarutan (oversaturasi).
Lisoklin adalah kedalaman di lautan yang bergantung pada kedalaman kompensasi karbonat (CCD), biasanya sekitar 5Â km, di bawahnya laju pelarutankalsit meningkat secara drastis akibat efek tekanan. Lisoklin merupakan batas atas dari zona transisi kejenuhan kalsit ini, sedangkan CCD merupakan batas bawah dari zona tersebut.[1]
Kandungan CaCO₃ dalam sedimen bervariasi tergantung kedalaman laut, dibatasi oleh tingkat-tingkat pemisah yang dikenal sebagai zona transisi. Pada kedalaman menengah lautan, sedimen kaya akan CaCO₃, dengan kadar mencapai 85–95%. Zona ini kemudian membentang ratusan meter ke bawah sebagai zona transisi, yang berakhir di kedalaman abisal dengan konsentrasi 0%. Lisoklin merupakan batas atas zona transisi, yaitu kedalaman di mana kandungan CaCO₃ mulai menurun secara mencolok dari kadar 85–95% di zona kedalaman menengah. Kandungan CaCO₃ turun hingga 0% pada batas bawah zona ini, yang dikenal sebagai kedalaman kompensasi kalsit (CCD).[1]
Perairan laut dangkal umumnya bersifat supersaturasi terhadap kalsit (CaCO₃), karena ketika organisme laut (yang sering kali memiliki cangkang dari kalsit atau polimorfnya, aragonit) mati, cangkangnya cenderung jatuh ke dasar laut tanpa larut.[2] Namun, seiring bertambahnya kedalaman dan tekanan dalam kolom air, kelarutan kalsit meningkat. Hal ini menyebabkan air di atas kedalaman kejenuhan tetap bersifat supersaturasi, memungkinkan pelestarian dan pengendapan CaCO₃ di dasar laut.[3] Sebaliknya, di bawah kedalaman kejenuhan, air menjadi di bawah saturasi, sehingga pengendapan CaCO₃ terhambat karena cangkang mulai larut.
↑Shiraiwa, Y. (2003). "Physiological regulation of carbon fixation in the photosynthesis and calcification of coccolithophorids". Comparative Biochemistry and Physiology Part B: Biochemistry and Molecular Biology. 136 (4): 775–783. doi:10.1016/S1096-4959(03)00221-5. ISSN 1096-4959. PMID 14662302.