Lokko menerbitkan novel pertamanya, Sundowners pada tahun 2004, salah satu dari 40 buku terlaris Guardian. Kemudian karya terbaru Lokko, Soul Sisters, adalah sebuah narasi cinta, ras, dominasi, dan misteri yang mendalam dan melintas generasi, berpusat pada persahabatan abadi antara dua wanita. Disusun dalam 15 bagian (termasuk prolog dan epilog), novel 432 halaman ini diterbitkan oleh Macmillan pada tahun 2021 dan menceritakan tentang keterikatan yang tak terpisahkan dan pengkhianatan yang tak terbayangkan.[5] Serta novel ketiga belasnya, The Lonely Hour, akan terbit pada tahun 2024 oleh Pan Macmillan.[6]
Karier
Lesley Lokko merupakan pendiri dan pemimpin redaksi FOLIO: Jurnal Arsitektur Afrika Kontemporer dan editor White Papers, Black Marks: Race, Space and Architecture (Minneapolis, University of Minnesota Press 2000). Lokko juga merupakan merupakan anggota pendiri Council on Urban Initiatives, yang didirikan bersama oleh LES Cities, UN Habitat, dan UCL Institute for Innovation and Public Purpose; Editor Tamu UCL Press Series; Profesor Tamu di Bartlett School of Architecture, UCL; Profesor Tamu di University College Dublin dan pada tahun 2022, diangkat sebagai Honorary Fellow of the Royal Incorporation of Architects in Scotland (RIAS). Pada tahun 2021, Lokko menjadi juri Internasional Pameran Arsitektur Internasional ke-17 La Biennale di Venezia.[6] Tak hanya itu, ia juga merupakan kurator Pameran Arsitektur Internasional ke-18, La Biennale di Venezia, Laboratorium Masa Depan.[1]