Lehava (להב"ה "Percik Api," bahasa Ibrani:למניעת התבוללות בארץ הקודשcode: he is deprecated LiMniat Hitbolelut B'eretz HaKodesh; "Pencegahan Asimilasi di Tanah Suci") adalah sebuah organisasi sayap kanan jauh[1][2]Yahudi yang berbasis di Israel yang sangat menentang asimilasi Yahudi, menentang sebagian besar hubungan personal antara Yahudi dan non-Yahudi.[3][4][5] Organisasi tersebut disebut sebagai "alt-right".[6] Organisasi tersebut menentang keberadaan Kristen di Israel.[7]
Organisasi tersebut memiliki fokus anti-kawin campur, mengecam pernikahan antara Yahudi dan non-Yahudi yang dilarang oleh hukum Yahudi Ortodoks.[8] Aksi-aksinya dikecam oleh Presiden IsraelReuven Rivlin karena seperti "para tikus yang menggerogoti demokrasi dan fondasi Yahudi Israel".[2]
Pada tahun 2014, anggota Lehava melakukan aksi protes terhadap pesta pernikahan di Rischon le Zion. Ratusan orang menyerbu gedung pernikahan di kawasan Rischon le Zion pada hari Minggu 18 Agustus 2014. Kelompok ultra konservatif itu berdemonstrasi menentang pernikahan antara seorang warga muslim Israel dan calon isterinya yang beralih dari Yahudi menjadi Islam. Pengadilan Negeri di Rischon le Zion sebelumnya sudah memberikan izin aksi demonstrasi dilaksanakan sekitar 200 meter dari gedung pesta. Namun aksi demontrasi itu berubah menjadi tindakan anarkis, orang-orang menyerang gedung pernikahan. Aksi demonstrasi ini untuk menentang pernikahan seorang Arab muslim dan warga Yahudi. Dalam kejadian ini kepolisian Israel terpaksa turun tangan untuk mengatasi aksi demonstran. [9]