Pada tahun 1905, Lalique membuka sebuah gerai di Place Vendôme yang memamerkan tidak hanya perhiasan, namun juga seni kaca.[2][3] Gerai ini cukup dekat dengan gerai milik François Coty. Pada tahun 1907, Lalique pun mulai memproduksi hiasan botol parfum untuk Coty.[2][3] Produksi objek kaca dilakukan di villa milik Lalique mulai tahun 1902 hingga setidaknya tahun 1912.[2] Fasilitas produksi kaca pertama Lalique dibuka pada tahun 1909 di Combs-la-Ville.[2] Pada bulan Desember 1912, Lalique mengadakan pameran Lalique Glass di gerainya di Place Vendôme.[2] Selama Perang Dunia I, Lalique pun memproduksi barang biasa untuk mendukung upaya perang.[2] Pada tahun 1919, Lalique mulai membangun pabrik baru di Wingen-sur-Moder, dan resmi dibuka pada tahun 1921.[2][3] Dari tahun 1925 hingga 1931, Lalique memproduksi 29 model ornamen kap. Sebuah patung putri duyung kecil yang diproduksi pada tahun 1920 pun juga dijual sebagai ornamen kap.[2] Selama dekade 1920-an dan 1930-an, Lalique merupakan salah satu pembuat kaca terkemuka di dunia.[4]
Saat ini, Lalique memproduksi berbagai macam barang mewah dalam lima kategori, yakni perhiasan, barang dekoratif, desain interior, parfum, dan seni.[1] Lalique sangat terkenal akan produk seni kacanya, yang terutama menggunakan bahan baku kristal (kaca timbal) sejak pertengahan abad ke-20. Lalique juga mulai memproduksi parfum pada tahun 1992,[3] serta barang dekoratif non-kaca dan seni sejak tahun 2011.[3] Lalique pun banyak mereproduksi desainnya mulai tahun 2009.[2]
Sejak didirikan hingga dekade 1900-an dan 1910-an, Lalique merupakan salah satu perancang perhiasan Art Nouveau terdepan Prancis. Pada dua dekade pertama abad ke-20, Lalique beralih menjadi salah satu pembuat objek kaca artistik terkemuka di dunia. Selama paruh pertama abad ke-20, Lalique memproduksi botol parfum, vas (sekitar 300 rancangan), ornamen kap (30 rancangan), dan seni kaca dekoratif, sepeti tempat tinta dan pemberat kertas.[2][4] Lalique juga mendesain beberapa interior, seperti interior SS Paris, SS Ile de France, SS Normandie, gerbong Orient Express, Peace Hotel (Shanghai), Oviatt Building (Los Angeles), dan Gereja St. Matthew (Jersey).[2]
Pabrik
Satu-satunya pabrik Lalique adalah Cristallerie Lalique di Wingen-sur-Moder, yang dibuka pada tahun 1921 dengan nama Verrerie d'Alsace, dan kemudian diubah ke nama yang dipakai saat ini pada tahun 1962.[5]
Referensi
12"Lalique, More than a Name". Lalique. Diakses tanggal 16 June 2015. Founded over a century ago, in 1888, Lalique has endured as the ultimate symbol of French luxury...Lalique has five main categories: jewelry, decorative items, interior design, perfumes, and art.