Felis silvestris caucasica dideskripsikan oleh Konstantin Satunin pada tahun 1905 berdasarkan kulit kucing betina yang dikumpulkan di dekat Borjomi di Georgia.[2]Felis silvestris trapezia diusulkan pada tahun 1916 untuk spesimen zoologi jantan dalam koleksi Museum Sejarah Alam, London, yang berasal dari sekitar Trabzon di Turki utara.[3]
Deskripsi
Kucing liar Kaukasia berbeda dari kucing liar Eropa dengan warna abu-abu terang, dengan pola lebih samar di bagian samping dan ekor. Ukurannya serupa, berukuran panjang kepala hingga badan 70–75 cm (28–30 inci), tinggi bahu 26–28 cm (10–11 inci). Beratnya 5,2–6 kg (11–13 lb), jarang lebih dari 8 kg (18 lb).[4]
↑Kitchener, A. C.; Breitenmoser-Würsten, C.; Eizirik, E.; Gentry, A.; Werdelin, L.; Wilting, A.; Yamaguchi, N.; Abramov, A. V.; Christiansen, P.; Driscoll, C.; Duckworth, J. W.; Johnson, W.; Luo, S.-J.; Meijaard, E.; O’Donoghue, P.; Sanderson, J.; Seymour, K.; Bruford, M.; Groves, C.; Hoffmann, M.; Nowell, K.; Timmons, Z.; Tobe, S. (2017). "A revised taxonomy of the Felidae: The final report of the Cat Classification Task Force of the IUCN Cat Specialist Group"(PDF). Cat News (Special Issue 11): 16–17.
↑Satunin, K. A. (1905). "Die Säugetiere des Talyschgebietes und der Mughansteppe" [The Mammals of the Talysh area and the Mughan steppe]. Mitteilungen des Kaukasischen Museums (2): 87–402.
↑Heptner, V. G.; Sludskii, A. A. (1992) [1972]. "Wildcat". Mlekopitajuščie Sovetskogo Soiuza. Moskva: Vysšaia Škola[Mammals of the Soviet Union, Volume II, Part 2. Carnivora (Hyaenas and Cats)]. Washington DC: Smithsonian Institution and the National Science Foundation. hlm.398–498.