Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok ke-16 diadakan dari 26 sampai 31 Agustus 2012 di Tehran, Iran. KTT tersebut dihadiri oleh para pemimpin dari 120 negara,[4] yang meliputi 24 presiden, 3 raja, 8 perdana menteri dan 50 menteri luar negeri.[5]
Wadah KTT tersebut adalah "Dokumen Akhir" yang diadopsi pada Pertemuan Para Menteri Biro Kerjasama Gerakan Non-Blok yang diadakan di Sharm el-Sheikh, Mesir, dari 7 sampai 10 Mei.[6] Kementerian Luar Negeri juga berkata bahwa agenda tersebut utamanya akan terdiri dari masalah-masalah terkait pelucutan nuklir, hak asasi manusia dan masalah regional. Iran juga berniat untuk merancang resolusi perdamaian baru yang ditujukan untuk menuntaskan perang saudara Suriah.[7]
KKT tersebut terdiri dari dua acara sebelumnya: "Pertemuan Pejabat Senior" pada 26 dan 27 Agustus 2012, dan "Pertemuan Para Menteri" pada 28 dan 29 Agustus 2012. KTT para pemimpin tersebut diadakan pada 30 dan 31 Agustus.[6][8] Presiden Mesir Mohammad Morsi resmi menyerahkan kepresidenan Gerakan Non-Blok kepada Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, pada upacara pembukaan Pertemuan Para Pemimpin.[9] Iran memegang kepresidenan GNB selama empat tahun sampai KTT ke-17 di Venezuela pada 2016.