Kolina bitartrat adalah senyawa organik dengan rumus kimia[(CH3)3NCH2CH2OH]+HOOC−CH(OH)−CH(OH)−COO−. Senyawa ini berupa bubuk kristal berwarna putih dengan rasa asam. Senyawa ini bersifat higroskopis jika terkena udara.[2] Teks-teks modern merujuk pada garamkolina dari bentuk alami asam tartrat, yaitu garam yang disebut kolina dekstrobitartrat, kolina (2R,3R)-bitartrat atau kolina L-(+)-bitartrat.
Kimia
Kolina bitartrat adalah garam kolina dari asam tartrat. Kolina bitartrat mengandung kation amonium kuarterner ((2-hidroksi etil)trimetilamonium [(CH3)3NCH2CH2OH]+) dan anion bitartrat (HOOC−CH(OH)−CH(OH)−COO−). Kation amonium kuarterner adalah kation di mana keempat atom hidrogen amonium digantikan dengan gugus organil.[3] Dalam kation kolina, empat substituen amonium adalah tiga gugus metil (−CH3) dan satu gugus 2-hidroksi etil (−CH2CH2OH). Anion bitartrat bersifat kiral (ada bentuk bitartrat kiri, kanan, dan meso; lihat asam tartrat).
Kolina bitartrat digunakan sebagai suplemen makanan, bahan tambahan pangan, nutrien, dan sebagai senyawa lipotropik.[2][4] Ia juga digunakan sebagai obat untuk gangguan bipolar dan mania (lihat: kolina).[2] Beberapa penelitian double-blind, terkontrol plasebo yang dilakukan terhadap efek pengobatan kolina bitartrat terhadap demensia tipe Alzheimer menunjukkan peningkatan di beberapa area kinerja kognitif pasien.[5]
Toksisitas senyawa ini mirip dengan toksisitas kolina itu sendiri yang cukup rendah, dan digunakan sebagai suplemen makanan. Nilai LD50 oral untuk manusia diperkirakan 200 hingga 400 gram (sebagai kolina). Meskipun demikian, kolina bitartrat dapat berbahaya jika diserap melalui kulit. Senyawa ini dapat menyebabkan iritasi kulit, mata, sistem pernapasan, dan sistem gastrointestinal. Jika tertelan dalam dosis tinggi dapat menyebabkan pusing, mual, muntah dan diare, dan bau badan seperti ikan busuk yang diakibatkan oleh ekskresi trimetilamina dari tubuh (trimetilamina adalah metabolit kolina). Ada laporan tentang depresi atau peningkatan gejalanya pada pasien yang menggunakan kolina bitartrat dosis tinggi. Jika kolina bitartrat digunakan dengan tepat, efek berbahaya tidak mungkin terjadi.[2][1][6][7]