Kesulitan belajar merupakan suatu kondisi di mana peserta didik tidak dapat belajar dengan baik. Kondisi ini dapat disebabkan karena adanya gangguan, baik berasal dari faktor internal siswa seperti keterbatasan faktor intelegensi, maupun faktor eksternal siswa. Faktor-faktor ini menyebabkan siswa tidak mampu berkembang sesuai dengan kapasitasnya.[1]
Definisi
Menurut Ahmadi dan Supriyono (2003:77), mengemukakan bahwa ː
kesulitan belajar adalah Suatu keadaan di mana anak didik atau siswa tidak dapat belajar sebagaimana mestinya, hal ini tidak selalu disebabkan oleh faktor intelegensi, akan tetapi dapat juga disebabkan oleh faktor non intelegensi.
DSM-5 menyediakan kriteria kesulitan belajar secara spesifik. Kriteria ini terbagi menjadi dua, yaitu kriteria kesulitan membaca dan kriteria kesulitan mengekspresikan tulisan. Kriteria kesulitan membaca meliputi ketepatan membaca kata, rata-rata kelancaran membaca, dan kemampuan membaca dengan baik. Sedangkan kriteria kesulitan mengekspresikan tulisan meliputi ketepatan mengeja dan ketepatan menulis tata kalimat.[3]
Referensi
↑"Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-09-20. Diakses tanggal 2019-09-20.