Tagetes lucida atau dikenal juga dengan nama kenikir manis, kenikir legi, atau tarragon meksiko adalah tanaman herba tahunan asli Meksiko dan Amerika Tengah. Tanaman ini digunakan sebagai tanaman obat dan sebagai bumbu kuliner. Daunnya memiliki aroma seperti tarragon dengan sedikit adas manis, menjadikannya sebagai pengganti tarragon untuk daerah dengan iklim tropis.
Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dengan iklim tropis maupun subtropis, berbeda dengan tarragon prancis yang hanya dapat tumbuh di wilayah subtropis.
Pemerian
Tagetes lucida tumbuh setinggi 45–75 cm dan membutuhkan sinar matahari penuh hingga sedikit teduh.[3] Tergantung pada varietasnya, tanaman ini dapat tumbuh tegak, sementara beberapa varietas berbentuk semak dengan banyak batang yang tidak bercabang. Daunnya berbentuk linear hingga lonjong, panjangnya sekitar 7,5 cm, dan berwarna hijau muda, bukan hijau kebiruan seperti pada tarragon prancis (Artemisia dracunculus var. sativa). Pada musim panas, tumbuhan ini akan mengeluarkan bunga berwarna kuning yang mirip dengan gemitir.
Benihnya berwarna hitam memanjang dan dipanen ketika bunganya sudah mengering.
Persebaran
Kenikir manis adalah tanaman asli Amerika Tengah. Wilayah persebarannya meliputi negara Meksiko hingga Honduras.[4] Tumbuhan ini paling umum tumbuh di iklim subtropis, tapi juga dapat tumbuh di iklim tropis.
Kegunaan
Kenikir manis digunakan oleh suku Aztek untuk dupa yang dikenal sebagai Yauhtli, dan dipersembahkan kepada dewa hujan Tlāloc. Bagian daun, batang dan bunganya juga dimanfaatkan sebagai teh untuk mengobati flu, perut kembung, dan diare yang dikenal dengan nama teh pericon.
Daun kenikir manis digunakan sebagai pengganti untuk tarragon prancis karena kemiripan aroma dan rasanya. Daunnya memiliki aroma tajam mirip adas dengan sedikit aroma mint dan kayu manis.[5]
Budidaya
Kenikir manis dapat diperbanyak melalui metode vegetatif seperti merunduk, pemisahan rumpun anakan, dan stek batang. Keunggulan teknik ini adalah tingkat keberhasilannya tinggi, panen lebih cepat, dan genetik tanaman sama dengan induknya. Metode generatif (biji) juga dapat digunakan, meskipun hasil panen lebih lama dan tingkat kegagalan lebih tinggi. Tumbuhan ini dapat tumbuh dari ketinggian 0 hingga 3.000 meter diatas permukaan laut dan tahan terhadap cuaca kering berkepanjangan ketika sudah mapan. Tumbuhan ini membutuhkan media tanam dengan drainase yang bagus agar tidak busuk akar. Tidak menyukai kondisi tergenang atau lembap dalam waktu lama. Tumbuhan ini sangat cocok ditanam di tanah berpasir atau tanah liat. Jika ingin daun lebih banyak, maka bunga harus dipotong. Tumbuhan ini tidak haus unsur hara.
Tumbuhan ini rentan mengalami busuk akar, ditandai dengan warna daun tuanya mulai menguning dan layu, yang kemudian dengan cepat menyebar ke seluruh tanaman jika tidak ditangani. Sebaiknya tanaman disiram ketika permukaan tanah sudah terlihat kering. Tak hanya itu, tumbuhan ini juga rentan terserang hama seperti kutu putih yang dapat menurunkan produksi pucuk baru.