Kishinami membantu penenggelaman kapal selam USSTrout pada tanggal 29 Februari 1944. Pada Pertempuran Laut Filipina, dia dimasukkan ke Pasukan Van. Di Pertempuran Teluk Leyte, kapal itu dimasukkan ke Pasukan Pengalihan ke-1. Dia menyelamatkan korban yang selamat dari tenggelamnya kapal Atago, termasuk Laksamana Takeo Kurita.[2] Kapal perusak ini mengalami kerusakan ringan dari serangan meleset jarak dekat dan pemberondongan pada 24-25 November. Dia kandas di karang pada 28 Oktober di lepas pantai Brunei, mengakibatkan kecepatan maksimalnya berkurang menjadi 12 knot (22km/h; 14mph). Kapal itu diperbaiki di Singapura pada pertengahan November.
Campbell, John (1985). Naval Weapons of World War II. Annapolis, Maryland: Naval Institute Press. ISBN0-87021-459-4.Campbell, John (1985). Naval Weapons of World War II. Annapolis, Maryland: Naval Institute Press. ISBN0-87021-459-4.
Jentschura, Hansgeorg; Jung, Dieter; Mickel, Peter (1977). Warships of the Imperial Japanese Navy, 1869–1945. Annapolis, Maryland: United States Naval Institute. ISBN0-87021-893-X.