Kaibōkan dibuat oleh Angkatan Laut Kekaisaran Jepang dengan tujuan sebagai kapal multi fungsi. Kaibōkan berfungsi sebagai kapal patroli, kapal pengawal konvoi, serta kapal penyapu ranjau. Karena fungsi tersebut Kaibōkan tidak terlibat secara langsung dalam peperangan, terutama di garis depan. Ukuran kaibōkan sendiri umumnya lebih kecil dari kapal perusak dan memiliki laju yang lebih lambat.
Karier dan nasib
Setelah mengawal konvoi selama tiga tahun. Pada konvoi terakhirnya, konvoinya diserang oleh USS Rasher dan USS Spadefish. Dia terkena torpedo dan tenggelam pada 22 Agustus 1944 satu jam setelah Matsuwa karam.