Setelah merampungkan full album yang di rekam di K-Studio dengan engineer Yudha, album yang bertitelkan ‘Ambisi’ ini dimulai pengerjaannya dari bulan Agustus dengan resmi beredar tanggal 10 Oktober 1999 di bawah bendera Rebel Records/Hangar Management.
Major label
Dalam perkembangannya selain mengikuti pentas-pentas musik, band terlibat juga dalam beberapa kompilasi baik Indie ataupun major label. Pada awal tahun 2000-an band ini mendapatkan kesempatan untuk melakukan ekspansinya ke jalur major label, walaupun hanya berupa album kompilasi, di bawah bendera RotorCorp/Musica, albumnya terdiri dari Metalik Klinik 4 (2000)[2][3] dan Hardcore Bergerak (2001), lalu beberapa interview dengan majalah-majalah Underground seperti Anjing Nungging (Aceh), Gerilya (Jakarta), Lost In Chaos (Blitar)[4] dan lain-lain. Karena bagaimanapun juga band tidak mau jalan di tempat dan puas hanya satu prestasi atau album.
Setelah pihak major label menarik band ini untuk mengisi lagu mereka di album serial Metalik Klinik, kemudian di awal kemunculan album kompilasi Metalik Klinik 4, pihak RotorCorp dan Musica mengadakan peluncuran album yang diadakan di GOR Otista, dengan sejumlah band yang tergabung dalam album Metalik Klinik 4 ini. Band-band undergorund yang bersama dengan Jumbo Jet dalam album Metalik Klinik 4 ini diantaranya adalah: Roh Halus, North Batavia, Godless, Grigger, Siksa Kubur, Panic Disorder, Generator's, Godzilla, Soul Sick, After Taste, Altar Scream dan Authority. Kesemua band itu diambil dari seluruh wilayah Nusantara.
Pada September – November tahun 2001, band ini kembali masuk studio untuk merekam materi baru album ke-dua yang diberi judul ‘Birth Crisis’. Walaupun demikian, band ini harus menelan pil pahit dengan hengkangnya I.G. dan Adhi yang di karenakan kesibukanya mereka yang tampaknya sulit untuk dibagi perhatian dengan band, oleh sebab itu Jumbo Jet harus mencari personel baru yang bisa menggantikan mereka.
Selang tidak terlalu lama Erou (Gitar) dan Cokie (ex-drummer Adaptor) mengisi kekosongan yang di tinggalkan, sehingga untuk itu band berharap penggarapan album kedua yang sempat tertunda dapat berjalan sesuai rencana dan telah di rilis sekitar April 2002 melalui jalur Independent (Indie) Label.
Tak seberapa lama Cokie sang drummer pun akhirnya kepincut salah satu band death metal asal Jakarta yaitu Trauma[5][6] dan akhirnya Adhi drummer yang terdahulu masuk kembali.