Julia Hartz (lahir 20 November 1979) adalah pengusaha, investor, dan salah satu pendiri dan CEO Eventbrite asal Amerika Serikat.[1][2][3][4] Ia juga menjabat sebagai dewan direksi untuk Four Seasons Hotels and Resorts. Selain itu, Hartz juga membuat Eventbrite.[5] Bersama tunangannya, Kevin Hartz, Eventbrite pada mulanya dibuat menjadi sosial media yang menampung acara-acara yang hendak diselenggarakan oleh perorangan atau komunitas.[6] Kemudian Eventbrite berkembang menjadi perusahaan pihak ketiga yang mengelola penjualan tiket pada masing-masing didaftakan atau bekerja sama melalui peranti tersebut.[7]
Kehidupan pribadi
Orangnya bercerai pada saat ia berumur dua tahun. Ibunya menikah kembali pada saat ia umur lima tahun.[8] Ia mempunya seorang saudara laki-laki.[9] Ia juga berlatih untuk menjadi penari balet pada saat kecil.[10] Hartz belajar produksi televisi di Universitas Pepperdine dan lulus pada 2001.[11] Pada 2006, ia menikah dengan Kevin Hartz.[12][13] Mereka memiliki dua anak perempuan.[14] Setelah melahirkan anak pertamanya, Emma pada 31 Januari2008, ia didiagnosa dengan penyakit basedow.[15][16]
Julia Hartz adalah seorang pekerja yang lebih mengutamakan fokus pada sebuah pekerjaan. Hartz menghindari multi-tasking dalam bekerja. Hal itu Hartz anggap sebagai sebuah usaha memaksmialkan diri dalam mencapai tujuan dan menyelesaikan pekerjaan.[17]Majalah Forbes menobatkan Hartz menjadi person of the year 2013 sosok yang disorot tahun ini karena keberhasilannya menangkap peluang bisnis teknologi manajemen kegiatan dan sirkulasi tiketnya.[18] Kedisiplinan Hartz dalam menentukan dan mencapai tujuan menjadi poin penting penilaian Majalah Forbes ini dalam memberikan predikat tersebut.
Karier
Hartz menyatakan bahwa ia menyukai pekerjaannya di dunia televisi berdasarkan pengalamannya saat ia magang di produksi untuk TV seri Friends, The Real World, Road Rules, dan juga Jackass. Setelah itu ia bekerja untuk FX Networks untuk produksi Nip/Tuck, The Shield, dan juga Rescue Me. Pada saat yang bersamaan ia bertemu dengan calon suaminya, Kevin Hartz, seorang pengusaha Sillicon Valley dan juga investor.[19]
Mereka kemudian memulai usahanya dengan nama Eventbrite pada 2006.[20] Pada saat itu, Hartz sedang menjabat sebagai eksekutif untuk Current TV. Hartz kemudian fokus pada pengoperasian bisnis dan juga pengalaman bagi pelanggan sementara Kevin Hartz mengerjakan produknya. Eventbrite berfungsi sebagai marketplace untuk penjualan tiket. Eventbrite telah menjual tiket untuk lebih dari 2,1 juta acara di lebih dari 180 negara.[21][22] Ia diangkat menjadi CEO untuk Eventbrite pada April 2016.[23][24] Hartz adalah salah satu CEO wanita yang berhasil memimpin perusahaannya untuk menjalani IPO.[25][26] Hartz mengatakan bahwa di Eventbright memiliki rasio 50-50 (perempuan dan laki-laki) untuk timnya.[1][27] Perusahaan ini memiliki lebih dari 700 karyawan yang mereka sebut Britelings.[14] Perusahaan ini memiliki kantor di 13 negara.[28]
Namanya telah dimasukan dalam daftar "40 under 40 business leader" oleh Forbes (2015 &2017) dan juga Fortune’s Most Powerful Women Entrepreneurs pada 2013.[29][30] Hartz juga telah ditunjuk sebagai dewan direksi untuk Four Seasons Hotels and Resorts pada 2017.[31]
Kontroversi
Julia Hartz memutuskan untuk merumahkan ratusan pekerjanya pada startup Eventbrite. Hal ini dikarenakan terjadinya pandemi COVID-19 yang secara global menyerang berbagai belahan dunia. Selain itu, Hartz juga berat hati memutuskan kerja sama antara Eventbrite dengan penyelenggara-penyelenggara acara guna mematuhi Peraturan Pemerintah Amerika Serikat tentang protokol kesehatan. Hartz berargumen bahwa perusahaan perlu menyelamatkan ratusan juta dollar Amerika Serikat guna tetap menyelesaikan pembayaran-pembayaran yang sudah disepakati sebelum terjadinya pandemi COVID-19.[32]