Pada 3 Mei 1965, ia dianugerahi gelar kehormatan Prelat Kehormatan Sri Paus (Prelate of Honour of His Holiness), yang memberinya hak menyandang gelar Monsinyur.
Mees meninggalkan Afrika Selatan pada Oktober 1987, yang kemungkinan akibat dipanggil kembali ke Roma. Tanggung jawab nunsiatur diserahkan kepada Mario Cassari, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya politik para uskup.[4]