Karier
Johnny Tillotson ialah putra Doris dan Jack Tillotson yang memiliki sebuah stasiun layanan kecil di sudut 6th dan Pearl di Jacksonville, Florida; ayahnya bertindak sebagai mekanik stasiun tersebut. Pada umur sembilan tahun, Johnny dikirim ke Palatka, Florida,[3] untuk merawat neneknya. Dia kembali ke Jacksonville setiap tahun untuk bersama orang tuanya apabila saudara laki-lakinya, Dan, pergi ke rumah neneknya. Johnny mulai tampil di acara-acara lokal sejak kecil, dan pada saat dia bersekolah di Palatka Senior High School, dia telah mengembangkan sebuah reputasi sebagai seorang penyanyi berbakat.[4] Tillotson menjadi semi-reguler di acara McDuff Hayride WJXT, dipandu oleh Toby Dowdy, dan segera mendapatkan acaranya sendiri di WFGA-TV.[5] Pada tahun 1957, apabila Tillotson sedang belajar di Universitas Florida, penyiar radio lokal, Bob Norris, mengirimkan sebuah rekaman dari nyanyian Johnny ke kontes bakat Pet Milk, dan dia terpilih sebagai salah satu dari enam finalis nasional. Hal ini memberi Johnny kesempatan untuk tampil di Nashville, Tennessee, di WSM Grand Ole Opry, membuat Lee Rosenberg, seorang penerbit di Nashville, membawa sebuah kaset ke Archie Bleyer, pemilik perusahaan rekaman indi, Cadence Records,[6] menampilkan The Everly Brothers.[7] Single pertamanya, "Dreamy Eyes" / "Well, I'm Your Man," dirilis pada bulan September 1958 dan dicipta oleh Tillotson, dan kedua lagu tersebut masuk Billboard Hot 100, lagu "Dreamy Eyes" berada di posisi ke-63. Selepas lulus pada tahun 1959 dengan sebuah gelar sarjana di bidang jurnalisme dan komunikasi, Tillotson pindah ke New York City untuk mengejar karier musiknya.[3][7][4]
Sejak tahun 1959, serangkaian single – "Earth Angel" dan "Pledging My Love" (dua kover dari lagu hits R&B), "True True Happiness," dan "Why Do I Love You So?" (direkam pada bulan Oktober 1959)[8] – semuanya mencapai bagian bawah tangga lagu Hot 100.[2] Kesuksesan terbesar Tillotson datang lewat single keenamnya yang bertempo cepat, "Poetry in Motion,"[2] dicipta oleh Mike Anthony dan Paul Kaufman, dan direkam di Nashville pada bulan Agustus 1960[9] bersama musisi-musisii sesi termasuk pemain saksofon, Boots Randolph, dan pianis, Floyd Cramer. Dirilis pada bulan September 1960, lagu "Poetry in Motion" berada di peringkat jawara di tangga lagu Record Retailer pada bulan Januari 1961 dan di peringkat runner-up di Hot 100, terhalang untuk mencapai posisi jawara oleh lagu, "Georgia on My Mind" milik Ray Charles. Lagu ini terjual lebih dari satu juta kopi, dan dianugerahi sebuah cakram Emas oleh RIAA.[10] Atas saran Bleyer, Tillotson fokus pada karier rekamannya, juga tampil di televisi dan ditampilkan sebagai seorang idola remaja di majalah. Rekaman follow-up, "Jimmy's Girl,"[2] berada di peringkat ke-25 di tangga lagu Hot 100 dan di posisi ke-43 di Inggris; selepas itu, lagu "Without You" mengembalikannya ke Billboard Top 10 Chart tetapi gagal masuk ke tangga lagu Inggris.[3] Dia melakukan tur secara luas lewat tur Cavalcade of Stars oleh Dick Clark.[6]
Pada awal tahun 1962, Tillotson merekam sebuah lagu yang dia cipta, "It Keeps Right on A-Hurtin',"[2] terinspirasi oleh penyakit terminal ayah Tillotson. Lagu "It Keeps Right on A-Hurtin'" menjadi salah satu hit terbaik Tillotson,[2] dan merupakan rekaman pertamanya yang masuk tangga lagu Country di mana lagu ini berada di peringkat keempat. Lagu ini memberinya nominasi Grammy pertama Tillotson, untuk Best Country & Western Recording, dan dinyanyikan ulang oleh 100 penyanyi lebih termasuk Billy Joe Royal (menjadi sebuah lagu Country andalan pada tahun 1988),[4] Bobby Darin, Dean Martin dan Elvis Presley. Kemudian, Tillotson merekam sebuah album, It Keeps Right on A-Hurtin', di mana Tillotson menyanyikan ulang lagu-lagu Country termasuk "I Can't Help It (If I'm Still in Love with You)" oleh Hank Williams dan "Send Me the Pillow You Dream On" oleh Hank Locklin, juga menjadi single hits.[2] Tillotson masih merekam lagu-lagu bernuansa Country dan Pop pada tahun 1963, dan "Funny How Time Slips Away" karya Willie Nelson dan "You Can Never Stop Me Loving You," keduanya masuk dalam tangga lagu Hot 100.[3]
Selepas Cadence Records bubar, Tillotson mendirikan sebuah perusahaan produksi dan pindah ke MGM Records, bermula dengan versi lagunya dari lagu Country yang baru-baru ini berada di peringkat jawara oleh Ernest Ashworth, "Talk Back Trembling Lips," berada di posisi ketujuh pada bulan Januari 1964 di Billboard' Hot 100.[2] Tillotson mendapatkan nominasi Grammy keduanya untuk lagu, "Heartaches by the Number," dinominasikan untuk Penampilan Vokal Terbaik tahun 1965, berada di posisi keempat di tangga lagu Easy Listening. Tillotson juga menyanyikan lagu tema untuk seri televisi 1965, Gidget, dibintangi Sally Field.[11] Walaupun keberuntungan Tillotson menurun seiring perubahan selera musik pada tahun 1960-an, dia terus merekam sebelum pindah ke California pada tahun 1968. Selain konser dan rekaman, dia muncul di beberapa film. Dia muncul dalam film 1963, Just for Fun;[12] film komedi camp 1966, The Fat Spy yang dibintangi Jayne Mansfield;[13] film Jepang, Namida-kun Sayonara, dinamai berdasarkan lagu andalan Jepang Tillotson dengan tajuk yang sama,[14] juga dikenal di negara berbahasa Inggris sebagai "Goodbye Mr. Tears" dan asalnya oleh Kyu Sakamoto; dan film televisi 1976, The Call of the Wild.[14]
Pada tahun 1970-an, dia merekam untuk bermacam perusahaan rekaman: Amos, Buddah, Columbia, dan United Artists.[4] Dia tampil dalam bermacam konser, termasuk di hotel-hotel besar di Las Vegas.[2]
Pada tahun 1984, dia sempat masuk tangga lagu, Billboard Hot Country Songs, lewat lagu, "Lay Back in the Arms of Someone" yang dirilis oleh Reward Records,[15] dan pada tahun 1980-an, lagu hits Tillotson di Asia Tenggara membuatnya tampil di Australia, Malaysia, New Zealand, Singapura, dan Thailand secara teratur dengan tur di Jepang dan Hong Kong. Di Jepang, dia ditemani oleh Lesley Gore pada tahun 1987. Kemudian, Tillotson menandatangani kontrak dengan Atlantic Records dan merilis lagu "Bim Bam Boom" yang mendapat banyak pemutaran di stasiun radio musik Country.[16]
Pada tanggal 19 Mei 1991, putri Tillotson yang berumur 22 tahun, Kelli, berprofesi sebagai seorang model dan tinggal di Encinitas, California, wafat dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Parker, Arizona.[17]
Pada tahun 1990-an, Tillotson merekam beberapa lagu bersama Brian Hyland, Freddy Cannon (untuk Children's Miracle Network, diproduseri oleh Michael Lloyd) dan Tommy Roe (untuk lagu, "We Can Make It," untuk film, Rudolph the Red-Nosed Reindeer: The Movie).[18]
Pada tanggal 23 Maret 2011, Tillotson dimasukkan ke dalam Florida Artists Hall of Fame yang merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Florida kepada seorang seniman.
Johnny Tillotson wafat pada tanggal 1 April 2025, akibat komplikasi penyakit Parkinson, seperti yang diumumkan oleh sesama penyanyi, Fabian Forte, lewat Instagram miliknya. Tillotson berumur 86 tahun.[19][20]