Hanus ditahbiskan menjadi imam dalam Ordo Santo Benediktus oleh Uskup Agung Gerald Bergan pada 30 Juli 1966.[3] Setelah penahbisan, Hanus mengajar teologi skolastik di Conception Seminary College dari 1967 sampai 1969.[7] Ia belajar teologi moral di Universitas Princeton, dan menerima gelar Master of Arts pada 1972.[8] Hanus kemudian kembali ke Conception Seminary, tempat ia menjabat sebagai profesor agama dari 1973 sampai 1976.[7] Dari 1974 sampai 1976, Hanus menjadi ajudan profesor teologi moral di Universitas Kepausan St. Anselm.[7]
Hanus terpilih menjadi abbas Keabbasan Perawan Tak Bernoda keenam pada 5 Januari 1977, dan menerima pemberkatan abbasial pada keesokan harinya.[2] Selain menjabat sebagai abbas, ia menjabat sebagai presiden abbas Kongregasi Swiss-Amerika dari 1984 sampai 1987.[9]
Pada 23 Agustus 1994, Paus Yohanes Paulus II mengangkat Hanus menjadi uskup agung koajutor Dubuque. Ia dilantik pada 27 Oktober 1994.[3] Pada 1995, Uskup Agung Daniel Kucera mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan uskup agung Dubuque kepada Paus Yohanes Paulus II. Pada 16 Oktober 1995, Hanus secara otomatis menggantikan Kucera sebagai uskup agung Dubuque kesembilan.
Pensiun dan warisan
Keabbasan Perawan Tak Bernoda, Conception, Missouri (2006)
Hanus mengajukan pengunduran dirinya dari jabatan uskup agung karena alasan kesehatan, yang diterima oleh Paus Fransiskus. Pada 8 April 2013, Hanus mengumumkan bahwa Paus Fransiskus mengangkat Uskup Michael Jackels dari Keuskupan Wichita untuk menggantikannya.[10] Hanus bertindak sebagai administrator apostolik untuk keuskupan agung tersebut sampai Jackels dilantik pada 30 Mei. Setelah itu, ia menjalani hidupnya sebagai biarawan di Missouri.[11]