Jalur ini mendapatkan namanya dari dua bekas provinsi yang dilaluinya: Teshio (天塩) dan Kitami (北見). Karakter pertama Teshio (天) juga dapat dibaca sebagai "ten", dan karakter pertama Kitami (北) juga dapat dibaca sebagai "hoku". Menurut ortografi Jepang, menggabungkan "ten" dan "hoku" menghasilkan "Tempoku".
Sejarah
Bagian pertama dari Otoineppu ke Shō-Tombetsu dibuka pada tahun 1914. Seluruh bagian dibuka pada tahun 1922, sebagai jalur kereta api pertama untuk Wakkanai. Pada tahun 1926, jalur Teshio melalui Horonobe dibuka. Dari Otoineppu ke Wakkanai, jarak jalur ini lebih panjang daripada jalur Teshio. Pada tahun 1930, jalur Teshio diintegrasikan ke dalam Jalur Utama Sōya, dan jalur ini dipisahkan darinya dan berganti nama menjadi Jalur Kitami.[1]
Pada tahun 1961, jalur Kitami berganti nama menjadi jalur Tempoku. Pada tahun 1987, JNR diprivatisasi, dan jalur ini operasikan oleh JR Hokkaido, tetapi dihentikan pada tanggal 1 Mei 1989.
Soya Bus (Yang merupakan bagian dari Tokyu Group hingga tahun 1999) telah memodifikasi Jalur Tempoku sejak tahun 1989. Namun, jalur yang dimodifikasi tersebut sebagian dihentikan pada tahun 2011.