Jakal eropa (Canis aureus moreoticus) adalah sebuah subspesies dari jakal emas yang ditemukan di Anatolia, Kaukasus dan Eropa Tenggara.[4] Subspesies ini pertama kali dideskripsikan oleh naturalis Prancis Isidore Geoffroy Saint-Hilaire pada ekspedisi Morea. Diperkirakan terdapat 70,000 ekor jakal di Eropa menurut satu sumber;[5] satu sumber lainnya memberikan perkiraan antara 97,000 hingga 117,000 ekor.[6] Meski sebagian besar ditemukan di Eropa Tenggara bagian selatan, sebarannya telah membesar, sehingga saat ini mencakup beberapa bagian Baltik di Eropa timur laut,[7] Eropa Timur (Polandia), Eropa Selatan, sebagian besar di Italia (pertama kali diamati pada 1984),[8][9] serta beberapa pengamatan lebih lanjut di Eropa Barat (termasuk di Prancis dan Jerman); beberapa negara lainnya di Eropa daratan telah melaporkan jakal sebagai pendatang.[6][10] Satu teori, yang telah diajukan untuk menjelaskan penyebaran cepat spesies ini sejak 1970-an untuk menempati daerah-daerah Eropa tempat mereka tidak pernah berasal dari sana secara historis, adalah bahwa populasi serigala kelabu lebih sedikit di sana dari pada saat masa lalu.[5]
↑Wozencraft, W. C. (16 November 2005). Wilson, D. E., and Reeder, D. M. (eds) (ed.). Mammal Species of the World (Edisi 3rd edition). Johns Hopkins University Press. hlm.574. ISBN 0-8018-8221-4. ; Pemeliharaan CS1: Banyak nama: editors list (link)
↑Heptner, V. & Naumov, N. P. (1988), Mammals of the Soviet Union Vol.II Part 1a, Sirenia and Carnivora (Sea cows; Wolves and Bears), Science Publishers, Inc. USA. pp. 129-164, ISBN1-886106-81-9
12Krofel, M.; Giannatos, G.; Ćirovič, D.; Stoyanov, S.; Newsome, T. M. (2017). "Golden jackal expansion in Europe: a case of mesopredator release triggered by continent-wide wolf persecution?". Hystrix: The Italian Journal of Mammalogy. 28 (1). doi:10.4404/hystrix-28.1-11819.