Pengalaman perjuangannya dimulai dari Barisan Pemuda Indonesia, Sekretaris Penerangan Markas Pertahanan Rakyat Daerah Sumatera Barat, Sekretaris Bupati Militer 50 Kota. Ismael juga berperan sebagai notulis pada saat penyerahan kedaulatan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) ke Pemerintah RI, dan merupakan salah seorang penggagas Hari Bela Negara 19 Desember.[5]
Ismail Hasan merupakan tokoh masyarakat Minangkabau yang berasal dari daerah Pasaman, Sumatera Barat.[6]