Hubungan Britania Raya dengan Kolombia adalah hubungan bilateral antara Britania Raya dan Kolombia. Kepentingan utama Inggris di Kolombia terletak pada perlindungan lingkungan, sementara bagi Kolombia, investasi keuangan langsung dari Inggris, bantuan militer, dan produksi gas merupakan faktor penting. Nilai perdagangan bilateral saat ini mencapai £1 miliar.[1]
Sejarah
Hubungan Inggris-Kolombia dimulai pada tahun 1810, dan bermula dari berakhirnya Perang Napoleon pada tahun 1815 dan pengabdian Legiun Britania Raya yang membantu Kolombia meraih kemerdekaan melalui kampanye Simón BolÃvar untuk membebaskan Granada Baru pada tahun 1819–1820.[2] Namun, orang Inggris pertama yang diketahui telah melakukan perjalanan ke Kolombia modern adalah Sir John Hawkins pada tahun 1565.[3][4]
Hubungan ekonomi
Setelah Brexit, Britania Raya menandatangani perjanjian perdagangan berkelanjutan, yang disebut Perjanjian Perdagangan Negara-Negara Andes dengan Britania Raya, dengan tiga negara Andes (Kolombia, Ekuador, dan Peru) pada tanggal 15 Mei 2019.[5][6] Kolombia tidak dapat meratifikasi perjanjian perdagangan bebas tersebut pada tanggal 1 Januari 2021 dan tidak dapat menerapkan perjanjian tersebut untuk sementara. Melalui pertukaran nota diplomatik, Britania Raya dan Kolombia menyetujui pengaturan mekanisme penghubung, yang ditandatangani pada tanggal 18 Oktober 2019, yang memungkinkan kedua negara untuk terus berdagang dengan persyaratan preferensial hingga Kolombia dapat menyelesaikan prosedur domestiknya untuk meratifikasi perjanjian tersebut sepenuhnya.[7] Kolombia meratifikasi perjanjian tersebut pada tanggal 21 April 2022 dan perjanjian perdagangan bebas Inggris-negara-negara Andes mulai berlaku pada tanggal 28 Juni 2022 untuk Kolombia.[8]
Kediaman perwakilan diplomatik
Kolombia memiliki kedutaan besar dan konsulat jenderal London.[9]
Britania Raya memiliki kedutaan besar di Bogotá.[10]