Festival Tadjah di sebuah perkebunan di Suriname, sekitar tahun 1890.Perayaan Asyura bersejarah di Jamaika, yang dikenal secara lokal sebagai Hussay atau Hosay.
Umumnya, Hosay berlangsung selama sepuluh hari dan diperingati bersamaan dengan sepuluh hari Asyura menurut kalender Hijriah, sebagaimana yang juga dilakukan oleh Muslim Syiah di seluruh dunia. Empat hari terakhirnya adalah yang paling ramai, karena enam hari sebelumnya diisi dengan puasa, ibadah, serta penyusunan tadjah dan moon.[3][4] Meskipun Hosay secara tradisional memperingati Husain sebagai bagian dari hari raya Syiah, peringatannya di masa kini juga melibatkan berbagai tokoh dan warga dari kalangan Sunni. Bahkan, perayaan ini tidak hanya diikuti oleh Muslim saja, tetapi juga pemeluk agama lain seperti Hindu, Kristen, Rastafari, agama Afro-Amerika, hingga Kejawen, menjadikannya wahana untuk campur-baur antar budaya dan agama. Dalam perayaan Hosay di Cedros, sebuah kampung pesisir di ujung barat daya Trinidad, terdapat rancangan tadjacode: mis is deprecated unik yang disusun dengan gaya tersendiri, berbeda dari kebanyakan pusaka serupa.[5][6]
Asal usul
Peringatan Hosay atau Husay adalah pengejawantahan khas Karibia dari peringatan Muharam Muslim Syiah di Trinidad dan Tobago[1] dan Jamaika.[7] Kata Hosay berasal dari nama Husain, yang dibunuh oleh Yazid di Karbala.[8] Kesyahidannya diperingati dalam festival tersebut. Di Trinidad dan Tobago, perayaan ini terutama dirayakan di Saint James, di barat laut Trinidad dan di Cedros di barat daya Trinidad. Baru-baru ini, perayaan ini dihidupkan kembali di tempat lain. Di Jamaika, perayaan ini dibawa oleh orang-orang India Timur yang datang ke pulau itu sebagai pekerja kontrak setelah penghapusan perbudakan.[9] Perayaan ini dirayakan di seluruh pulau. Di masa lalu, setiap perkebunan di setiap kampung merayakan Hosay. Saat ini, perayaan serupa ini juga disebut "karnaval India" (Indian carnival) dan tidak lagi terikat agama. Salah satu yang paling terkenal diadakan di Clarendon pada setiap bulan Agustus.[10][11]
Rujukan
12Korom, Frank J. (2003). Hosay Trinidad: Muharram Performances in an Indo-Caribbean Diaspora. University of Pennsylvania Press, Philadelphia. ISBNÂ 0-8122-3683-1.
↑Dr. Fiazuddin, Shuayb (2015), Hosay in Trinidad and Tobago: History, Cultural Transformations, and Meanings, Lecture outreach program, JAWDA Institute Inc, in collaboration with Consulate General of Trinidad and Tobago in New York, hlm. 1–12 Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) PDF link Diarsipkan 2017-01-09 di Wayback Machine.
↑"Festivals and Holidays". Government of the Republic of Trinidad and Tobago. Diakses tanggal January 6, 2017.
↑"Hosay in Cedros". Trinidad Express. March 15, 2015. Diakses tanggal January 6, 2017.
↑Shankar, Guha (2003) Imagining India(ns): Cultural Performances and Diaspora Politics in Jamaica. Ph.D. Dissertation, University of Texas, Austin pdfDiarsipkan 2008-12-19 di Wayback Machine.
↑Ronald C. Emrit. "Hosay (Hussain)". Cultural and Sports History of Trinidad & Tobago. Diakses tanggal January 6, 2017.