Hermotimus dari Clazomenae (bahasa Yunani:Ἑρμότιμοςcode: el is deprecated ; s. abad ke-6 SM), yang disebut oleh Lucian sebagai seorang Pythagorean, adalah seorang filsuf yang mula-mula mencetuskan gagasan pemikiran yang fundamental dalam sebab perubahan sebelum Anaxagoras (menurut Aristoteles).[1] Ia mencetuskan bahwa entitas-entitas fisik bersifat statis, sementara akal budi[2] menyebabkan perubahan. Sextus Empiricus menempatkannya dengan Hesiod, Parmenides, dan Empedocles, sebagai para filsuf yang memegang teori dualistik dari sebuah material dan prinsip aktif yang sama-sana menjadi cikal bakal alam semesta.[3]
Referensi
↑Aristotle. The Metaphysics 984b20, trans. by Hugh Lawson-Tancred. London, 2004.