Hendrick Rudolf "Henk" Chin A Sen18 Januari 1934 – 11 Agustus 1999) adalah seorang politikus Suriname yang menjabat sebagai Presiden Suriname dari 15 Agustus 1980 sampai 4 Februari 1982.[1]
Biografi
Chin A Sen lahir di kota Albina, pada 18 Januari 1934. Ia belajar kedokteran di sekolah kedokteran Paramaribo dan lulus pada 1959. Dari 1959-1961, ia memulai praktik umum, kemudian datang ke Belanda untuk mengkhususkan diri sebagai seorang internis. Saat ia kembali ke Suriname, ia bekerja di rumah sakit Sint Vincentius, Paramaribo. Kemudian, ia bergabung dengan Partai Republik Nasionalis (PNR), sebuah partai yang memperjuangkan kemerdekaan Suriname, meskipun ia tidak terlalu aktif.
Pada 4 Februari 1982, Chin A Sen dikhianati Bouterse dan Chin A Sen mengasingkan dirinya mula-mula ke Pittsburgh, Amerika Serikat dan kemudian ke Belanda. Di Belanda, setelah pembunuhan Desember 1982, Chin A Sen dipilih sebagai Ketua Dewan Pembebasan Suriname. Dewan tersebut menentang pemerintahan Bouterse dan para pendukungnya, tetapi tidak berhasil. Chin A Sen Kemudian menjalin hubungan dengan Ronnie Brunswijk dan Komando Hutan-nya, yang melakukan sebuah pertarungan bersenjata melawan Bouterse.
Sebuah serangan di Rijswijk pada 1985 di mana 3 orang tewas pada sebuah pertemuan Dewan Pembebasan, diyakini ditujukan kepada Chin A Sen.[2] Namun, ia tidak hadir pada acara tersebut.
Pada 1995, Chin A Sen kembali ke Paramaribo, di mana ia meneruskan pekerjaannya sebagai internis. Ia meninggal pada usia 65 tahun di Pamaribo.[3]