Ia menikah dengan seorang perempuan Belanda, putri dari Jan van Groenewegen, seorang pejabat VOC Belanda di kota Padang. Ia menurunkan beberapa orang anak, diantaranya Datuk Godam yang berpindah ke Brunei Darussalam[3] karena kurang mendapatkan penghargaan dari masyarakat Minangkabau disebabkan mempunyai darah Belanda.[2]