Peserta
Sebanyak 12 tim yang akan berkompetisi di Piala Habibie Cup ini akan terbagi menjadi 4 grup, dan masing-masing akan diisi 3 tim dan saling berhadapan. Putaran selanjutnya Juara grup akan melawan juara runner-up, dengan sistem setengah kompetisi.[5][6][7] Pada 25 Oktober, panitia pelaksana turnamen Habibie Cup 2015 telah melaksanakan pembagian grup masing-masing untuk Pool A dihuni Persibone, PS ASA Sulbar dan tuan rumah Persipare Parepare. Pool B dihuni tiga tim bertabur bintang yakni Sidrap United, Gaswa Enrekang dan Perssin Sinjai. Adapun Pool C dihuni Persipal Jafpa (Palu), Persim Maros, dan Persiban Kabupaten Bantaeng, serta Pool D diisi PSM Makassar, Sandep Polman dan Gaswa Wajo.[8]
Namun salah satu tim memprotes sistem atau cara pembagian grup yang dilakukan panitia. Pasalnya, tim peserta tidak dilibatkan dalam acara pembagian grup. Pihak dari timnya tidak mempersoalkan siapa yang akan menjadi lawan mereka pada babak penyisihan jika memang proses pembagian grup dilakukan secara transparan dan sportif.[9]
Terdapat hal unik di dalam Habibie Cup 2015, sebab turnamen ini diramaikan pemain sepak bola nasional. Mereka adalah penghuni sejumlah klub papan atas Indonesia Super League (ISL) dan Piala Presiden 2015.[10] Klub yang meminjam pemain-pemain bintang yaitu Persipare Parepare, Sidrap United, Persibone Bone, Gasma Enrekang, Persiban Bantaeng dan Persin Sinjai.[11]