HMAS Darwin (FFG 04), dinamai dengan nama ibu kota Wilayah Utara Australia, adalah fregat berpeluru kendali kelasAdelaide, pernah bertugas dalam dinas Angkatan Laut Australia (RAN). Sebagai satu dari empat kapal yang dipesan dari Amerika Serikat, Darwin mulai beroperasi pada tahun 1984. Selama kariernya, ia telah beroperasi di Teluk Persia, sebagai bagian dari satuan tugas penjaga perdamaian INTERFET, dan di luar Kepulauan Solomon. Fregat ini mengalami peningkatan besar selama 2007 dan 2008. Ia dinonaktifkan pada 9 Desember 2017 dan seharusnya ditenggelamkan di Tasmania, tetapi kesepakatan itu dibatalkan oleh Pemerintah Tasmania dan nasibnya menjadi tidak pasti.[1]
Desain dan konstruksi
Menyusul pembatalan proyek perusak ringan Australia pada tahun 1973, kapal perusak Tipe 42 Inggris dan fregat kelas Oliver Hazard Perry Amerika diidentifikasi sebagai alternatif untuk menggantikan perusak ringan yang dibatalkan dan kapal perusak kelas Daring.[2] Meskipun kelas Oliver Hazard Perry masih pada tahap desain, kesulitan dalam menyesuaikan Tipe 42 dengan rudal SM-1 dan keberhasilan akuisisi kelas Perth (turunan dari perusak kelas Charles F. Adams Amerika) dibandingkan dengan desain Inggris yang setara membuat pemerintah Australia menyetujui pembelian dua frigat kelas Oliver Hazard Perry buatan AS pada tahun 1976.[2][3] Yang ketiga dipesan pada 1977, diikuti yang keempat (Darwin). Keempat kapal terintegrasi ke dalam program pembuatan kapal USN.[4][5][6] Dua kapal lagi dipesan pada 1980, dan dibangun di Australia.[5][6]
Seperti yang telah direncanakan, kapal ini memiliki berat benaman 4.100 ton, panjang keseluruhan1.381 meter (4.531Â ft), lebar137 meter (449Â ft), dan sarat air245 meter (804Â ft).[7][8] Mesin propulsi terdiri dari dua turbin gas General Electric LM2500, yang menyediakan 41.000 tenaga kuda (31.000Â kW) gabungan pada poros baling-baling tunggal.[8] Kecepatan tertinggi adalah 29 knot (54Â km/h; 33Â mph), dengan jangkauan 4,500 mil laut (8,334Â km; 5,179Â mi) pada 20 knot (37Â km/h; 23Â mph).[8] Dua propulsi bantu listrik 650-tenaga-kuda (480Â kW) digunakan untuk manuver jarak dekat, dengan kecepatan tertinggi 4 knot (7,4Â km/h; 4,6Â mph).[8]Kru kapal standar adalah 184 orang, termasuk 15 perwira, tetapi tidak termasuk awak pesawat untuk helikopter yang dibawa oleh kapal.[8]
Kapal ini dibangun oleh Todd Pacific Shipyards di Seattle, Washington pada 3 Juli 1981, dengan desain kapal kelas Perry Flight III.[6][12] Kelas Adelaide dibangun sebagai bagian dari program konstruksi Angkatan Laut Amerika Serikat, sehingga diberi nomor lambung USN, Darwin adalah FFG-44.[6] Dia diluncurkan pada 26 Maret 1982 dan ditugaskan pada RAN pada 21 Juli 1984.[12]
Nasib
Pada bulan Agustus 2018, Menteri Pertahanan Australia Marise Payne mengumumkan bahwa Darwin akan ditenggelamkan untuk dijadikan terumbu karang di Skeleton Bay, dekat St Helens, Tasmania. Kapal itu diperkirakan akan ditenggelamkan sekitar tahun 2019,[13] tetapi Pemerintah Tasmania kemudian menolak usulan tersebut dengan alasan biaya.[1] Sebagai tanggapan, sebuah kampanye baru muncul berusaha untuk melestarikannya sebagai kapal museum.[14] Pada 21 Agustus 2019, beberapa drum minyak di bawah Darwin terbakar di Henderson.[15]