Seorang adik laki-laki bernama Renaud dari Nevers bergabung dengan Perang Salib Ketiga dan meninggal di Akko pada tanggal 5 Agustus 1191. Saudari mereka Adelaide dari Nevers, menikah dengan Renaud IV, Comte Joigny. Ermengarde dari Nevers, saudari lain, hanya disebutkan dalam dokumen yang mencatat sumbangannya ke biara BenediktinMolesme.
Sebelum kematiannya pada tahun 1168, ia berjanji kepada uskup Bethlehem bahwa jika Betlehem jatuh ke tangan Muslim, ia akan menyambutnya atau para penggantinya di Clamecy. Setelah penangkapan Betlehem oleh Salahuddin Ayyubi pada tahun 1187, warisan dari almarhum comte itu dihormati dan Uskup Bethlehem sepatutnya tinggal di rumah sakit Panthenor, Clamecy, yang tetap menjadi kursi in partibus infidelium berkesinambungan dari Keuskupan Betlehem untuk hampir 600 tahun hingga Revolusi Prancis pada tahun 1789.[7]
Referensi
↑Constance Brittain Bouchard, Sword, Miter, and Cloister:Nobility and the Church in Burgundy, 980-1198, (Cornell University Press, 1987), 342.
↑de Sivry, L: "Dictionnaire de Geographie Ecclesiastique", page 375., 1852 ed, from ecclesiastical record of letters between the Bishops of Bethlehem 'in partibus' to the bishops of Auxerre.
Sumber
Hugonis Pictavini Libro de Libertate Monasterii Vizeliacensis.