Catatan Pendirian: Saat ini sedang proses pembangunan gereja (gedung) baru, peletakan batu pertama pada 13 Februari 2013 oleh Bupati Ketapang Drs Henrikus M.Si. dan didampingi Uskup Ketapang Mgr. Pius Riana Prapdi.[3]
Paroki Santo Mikael Simpang Dua adalah parokiGereja Katolik Roma di Keuskupan Ketapang, termasuk dalam Regio Utara Keuskupan Ketapang.[4] Pusat Paroki Simpang Dua berada di KecamatanSimpang Dua, sekitar 250Â km atau 7 jam perjalanan dari pusat keuskupan di Kota Ketapang, di KabupatenKetapang - Kalimantan Barat. Beberapa karya pastoral di Paroki Simpang Dua misalnya pendirian sekolah-sekolah yang dikelola oleh Yayasan Usaba (Yusaba), dan asrama putri yang dikelola para suster dari Kongregasi Sang Timur (PIJ).[1] Salah satu tantangan pastoral yang dihadapi di paroki ini adalah masuknya perkebunankelapa sawit dengan izin pembukaan lahan 17.000 hektar, di mana sebagian besar masyarakat menolaknya karena berbagai dampak negatif yang ditimbulkannya.[5]
Stasi
15 stasi di Paroki Simpang Dua yaitu:[2] (belum semua)